Mengandung Antioksidan, Buah Beri Bagus untuk Mencegah Kanker

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kanker. shutterstock.com

    Ilustrasi Kanker. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Buah beri mengandung antioksidan dan polifenol, yang bagus untuk sistem pencernaan, membantu menurunkan berat badan dan para ilmuwan kini menemukan bahwa buah ini juga memiliki sifat anti kanker. Beri secara alami menghasilkan pigmen, yang memberi mereka warna merah, biru dan ungu, yang dikenal sebagai anthocyanin.

    Zat ini meningkatkan fungsi enzim sirtuin 6 (SIRT6) pada sel kanker, regulasi enzim ini bisa membuka jalan baru untuk pengobatan kanker, kata para peneliti dari University of Eastern Finland. Baca: 3 Jurus Menangkal Hoax, Betulkah Ekstrak Biji Apel Atasi Kanker?

    Sirtuin adalah enzim yang mengatur ekspresi gen yang mengontrol fungsi sel melalui jalur sinyal seluler utama. Penuaan menyebabkan perubahan fungsi sirtuin, dan perubahan ini berkontribusi pada perkembangan berbagai penyakit. "Hasil yang paling menarik dari penelitian kami berhubungan dengan cyanidin, yang merupakan antosianin yang ditemukan berlimpah dalam bilberry liar, blackcurrant dan lingonberry," kata penulis studi itu, Minna Rahnasto-Rilla. Baca: Waspada Bakteri, 10 Barang di Rumah Ini Harus Rutin Diganti

    Cyanidin meningkatkan kadar enzim SIRT6 pada sel-sel kanker kolorektal manusia, mengurangi ekspresi gen kanker Twist1 dan GLUT1 dan meningkatkan ekspresi penekan tumor FoXO3 gen dalam sel. Temuan juga menunjukkan bahwa anthocyanin meningkatkan aktivasi SIRT6, yang mungkin memainkan peran dalam patogenesis kanker. Baca: Cegah Anak Jadi Kerdil, Perbaiki Pola Makan, Asuh, dan Sanitasi

    Studi yang dilansir dari Indian Express ini juga bisa menjadi dasar untuk pengembangan obat baru yang mengatur fungsi SIRT6, kata para peneliti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.