Anak Orang Kaya Juga Bisa Kena Stunting, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak dengan stunting. nyt.com

    Ilustrasi anak dengan stunting. nyt.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia masih mengalami masalah gizi pada anak, tidak hanya kurang gizi, atau kelebihan gizi. Selain kedua itu, masalah stunting juga menjadi masalah yang menjadi perhatian pemerintah.

    Stunting adalah kondisi tubuh yang lebih pendek pada anak tidak hanya berdampak pada penampilan tetapi juga mengindikasikan masalah gizi yang serius. Permasalahan tidak hanya terjadi pada postur tubuh anak, namun juga otak anak. Perkembangan otak anak pun tidak sempurna sehingga mengakibatkan keterlambatan berpikir di antara anak seusianya. Baca: Gaya Jokowi dan Jaket-jaketnya, Mana Lebih Keren?

    Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Pungkas Bahjuri Ali mengatakan stunting tidak hanya terjadi pada anak dari keluarga kurang mampu saja. "Tapi ada juga anak dari keluarga kaya yang mengalami stunting," katanya di Kantor Danone, Jakarta, 3 Mei 2018.

    Di kalangan masyarakat kurang mampu, biasanya stunting terjadi karena orang tua si anak sudah memberikan asupan gizi seimbang kepada buah hati khususnya pada pada seribu kehidupan pertama. Bisa juga karena sang ibu mengalami anemia sehingga saat mengandung, gizi yang diberikan kepada anaknya tidak bisa diberikan secara maksimal. Baca: Selain Bikin Kaya, Racun Kalajengking Punya 5 Khasiat Ini

    Menurut Pungkas, pada keluarga kaya, masalah stunting terjadi karena masalah pola asuh. "Masih banyak orang kaya yang tidak melakukan pola asuh yang tepat untuk anaknya," katanya.

    Menurut Pungkas, ada banyak pasangan orang kaya yang bekerja setelah menikah. Akibatnya, anak mereka cukup sering dititip kepada pengasuhnya. "Saat anak dititip pengasuh, asupan gizi anak tidak terkontrol dengan baik. Berbeda bila ibu yang mengasuh," katanya. Baca: Ingin Produktif Bekerja? Dengarkan Musik Tanpa Lirik

    Masalah akibat para orang tua bekerja adalah semakin sedikit waktu untuk orang tua menyediakan makanan bergizi. "Ibu yang seharusnya bisa memasak dan menyediakan gizi cukup, akhirnya lebih banyak memasak mi instan atau jajan ke luar untuk menyediakan makanan untuk keluarga terutama anak," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.