Push Up Sebaiknya Gunakan Tangan Terkepal

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Push Up. (youtube.com/livestrongwoman)

    Push Up. (youtube.com/livestrongwoman)

    TEMPO.CO, JakartaPush up menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan masyarakat. Selain murah karena tidak menggunakan alat, kegiatan ini pun mudah dilakukan di mana saja. Sayang, gerakan push up ternyata sering kurang tepat. Kebanyakan orang yang melakukan push up biasanya telapak tangannya menempel di lantai. "Padahal, sebaiknya saat melakukan push up, tangan harus terkepal," kata Dokter Spesialis Bedah Ortopedi Konsultan Bedah Tangan RS Pondok Indah Bintaro Jaya Oryza Satria pada 27 Juli 2018 di Jakarta.

    Baca: Teknik Push Up untuk Dada Bidang Seperti Superman

    Ia mengatakan bila hanya telapak tangan yang menempel di lantai, dan bukan buku jari seperti saat kondisi tangan dikepal, ada kemungkinan distribusi beban tubuh tidak akan merata. Bila push up terkepal, kata Oryza, distribusi beban merata sehingga tidak membebani satu kawasan tangan saja. "Buku jari kita kuat untuk menahan berat badan," kata Oryza.

    Dengan mengepal pun, maka akan mengurangi cedera yang terjadi pada pergelangan tangan. Oryza mengingatkan secara anatomi, lengan hingga pergelangan tangan itu lurus. Saat dikepal pun, anatomis tangan antara lengan di bawah siku hingga telapak tangan pun akan lurus. Bila gerakan push up hanya mengandalkan telapak tangan saja, maka ada kemungkinan beban tubuh paling berat hanya ada di telapak tangan. Selain itu, pergelangan tangan yang bengkok saat telapak tangan menempel lantai, akan meningkatkan kemungkinan cedera pada pergelangan tangan.

    Masalah tulang di pergelangan tangan adalah salah satu masalah yang banyak terjadi. Oryza menyebutkan masalah di pergelangan tangan adalah masalah tulang ketiga terbesar setelah masalah persendian di tulang belakang dan masalah tulang leher. Bahkan data dari Jurnal Amerika berjudul 'The prevalence of back pain, hand discomfort, and dermatitis in the US working population' menyebutkan bahwa masalah pergelangan tangan di dunia kerja dialami sekita 10,7 persen orang di dunia. Jurnal berjudul Sport -related wrist and hand injuries: a review pun menyatakan aktivitas olahraga mengakibatkan menyuplai 25 persen masalah pergelangan tangan.

    Baca: Bugar di Usia Matang? Triawan Munaf Push Up dan Sit Up 200 Kali

    Untuk menjaga kesehatan pergelangan tangan, Oryza pun menyarankan agar bergerak yang sesuai nilai ergonomis. Ergonomis adalah nilai guna yang terdapat di dalam suatu benda yang mengandung nilai keamanan, kenyamanan serta keindahan. "Bergerak ergonomis penting dilakukan tidak hanya saat push up, tapi saat mengetik, bekerja, dan berdiri atau juga mengangkat galon bahkan menyetir," katanya mengingatkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.