Bersihkan Wajah dengan Cara Minyak Lawan Minyak, Seperti Apa?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi membersihkan wajah (pixabay.com)

    ilustrasi membersihkan wajah (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kulit wajah pria dipengaruhi hormon testosteron yang menjadikannya lebih tebal, lebih memiliki daya tahan, memiliki kemampuan untuk menumbuhkan bulu di area wajah dan tingkat produksi keringat relatif tinggi.

    Baca juga: Pria Terlihat Lebih Cepat Lelah, Lakukan 4 Perawatan Wajah Ini

    Hormon tersebut juga meningkatkan produksi sebum sehingga membuat kulit pria cenderung berminyak dan memiliki pori-pori besar.

    Untuk membersihkan wajah yang kotor karena keringat, minyak, polusi, dan lain-lain, Dermatologist Oriflame Dr. Eddy Karta, Sp. KK menyarankan cara minyak lawan minyak. Apakah itu?
    ilustrasi rambut pria (pixabay.com)
    "Intinya adalah jika kita banyak kena kotoran yang berminyak, polusi, dan lain-lain, lebih baik bersihkan dulu dengan yang sifatnya minyak. Itu untuk mengangkat minyak lawan minyak soalnya. Minyak lawan minyak itu untuk mengangkat semua kotoran minyak," kata Dr Eddy dalam acara peluncuran produk Oriflame NovAge Men, Rabu, 12 September 2018, di Jakarta.

    Lalu, bisakah membersihkan wajah yang kotor karena minyak dengan sabun? Menurut Dr Eddy, bisa. Namun, ada dampaknya.

    "Dengan sabun bisa, tapi jadi berkali-kali dan itu menyebabkan kulit menjadi kering. Kalau kita bilas lagi-bilas lagi dengan sabun," ungkapnya.

    Baca juga: Kisah Minyak Kelapa & Kulit Mulus Priyanka Chopra, Intip Caranya

    Dr Eddy pun lebih menyarankan agar memakai cara minyak lawan minyak saat membersihkan kotoran dari wajah. "Pokoknya minyak lawan minyak, kemudian baru double cleansing dengan sabun," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.