Rabu, 17 Oktober 2018

Pria, Sudah Periksa Payudara Sendiri untuk Deteksi Kanker?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Resiko kanker payudara pada pria

    Resiko kanker payudara pada pria

    TEMPO.CO, JakartaKanker payudara tak hanya dialami perempuan, kaum adam juga berisiko menderita masalah ini. Namun perlukah mereka melakukan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) untuk mendeteksi ada tidaknya kanker?

    "Pertama tentu harus meraba (sadari)," ujar spesialis obstetri dan ginekologi dari Prodia Women's Health Centre, Raditya Wratsangka, di Jakarta, Rabu 10 Oktober 2018.

    Baca: awas-obesitas-dan-kurang-vitamin-d-bisa-sebabkan-kanker-payudara

    Tak seperti pada perempuan, benjolan sebagai salah satu tanda yang perlu diwaspadai mengarah pada kanker relatif lebih mudah terasa pada pria. "Biasanya pada laki-laki lebih mudah karena jaringannya tidak terlalu tebal dibandingkan perempuan. Jadi kalau ada benjolan akan cepat terasa, " kata Raditya.

    Kemudian, berbeda dari wanita yang dianjurkan melakukan sadari pada hari ke-7 hingga 10 menstruasi (dihitung dari hari pertama menstruasi) setiap bulan, tak ada waktu khusus pria melakukannya.

    Baca: Idap Kanker Payudara, Istri Presiden Suriah Berobat Alternatif

    Lebih lanjut, Raditya mengungkapkan, munculnya kanker pada pria bisa disebabkan sejumlah faktor seperti genetik dan gaya hidup seperti kebiasaan merokok, kurang beraktivitas fisik, terlalu banyak minum alkohol dan kelebihan berat badan. "Berhubungan dengan gaya hidup. Selain memang secara genetik dicari ada riwayat atau tidak, walau angkanya kecil," tutur Raditya.

    Pemeriksaan payudara sendiri merupakan upaya untuk mendeteksi dini kanker payudara dan tidak mencegah munculnya kanker.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.