Senin, 17 Desember 2018

Menabung Saja Tidak Cukup, Ini 3 Hal Pertimbangan Investasi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berinvestasi. Shutterstock.com

    Ilustrasi berinvestasi. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Zaman sekarang, sepertinya berinvestasi dengan menabung saja tidak akan cukup. Selain menabung, ada baiknya menyisihkan uang untuk investasi di hari tua. Masalahnya, kesadaran masyarakat Indonesia untuk berinvestasi masih rendah. Berdasarkan data terkini dari Bursa Efek Indonesia, generasi milenial kini menguasai investasi di pasar modal. Dari sekitar 1,5 juta investor perorangan, 34 persen di antaranya generasi milenial berusia 21 sampai 30 tahun.

    Baca: Tips Sebelum Koleksi Jam Tangan untuk Investasi, Awas Buang Duit

    Sayangnya, partisipasi investor perorangan di Indonesia paling rendah di kawasan Asia, yakni 1 persen dari 260 juta warga Indonesia. Hal tersebut terungkap di ajang "Tomorrow Today Fun(d) Festival 2018" yang diselenggarakan Sorak Gemilang Entertainment dan PT Narada Aset Manajemen. "Tomorrow Today Fun(d) Festival 2018" merupakan program edukasi finansial yang dikemas dengan musik dan seni di Senayan City Jakarta, 1 Desember 2018.

    Salah satu pembicara yang hadir, Financial Trainer and Founder QM Financial, Ligwina Hananto. Ligwina Hananto mengingatkan 3 hal penting sebelum memulai investasi. "Pertama, tetapkan tujuan keuangan Anda. Kedua, atur penghasilan dengan cermat. Terakhir, pastikan kondisi keuangan Anda sehat dari bulan ke bulan," kata Ligwina Hananto kepada tabloidbintang.com.

    Untuk memastikan kondisi keuangan sehat, ada tiga langkah sederhana. Pertama, biasakan catat pengeluaran. Kedua, alokasikan uang untuk menabung minimal 10 persen dari penghasilan bulanan, cicilan maksimal 30 persen dari penghasilan bulanan, pengeluaran rutin pribadi maksimal 20 persen dari penghasilan bulanan dan dana sosial. Ketiga, menjaga cicilan agar maksimal 30 persen dari penghasilan bulanan. Untuk menabung, para milenial dapat melakukannya di bank konvensional.

    "Bisa menabung emas atau berinvestasi. Buatlah rekening terpisah antara pengeluaran bulanan, rekening hura-hura, dan rekening menabung untuk tujuan tertentu seperti dana darurat, pendidikan, dan lain-lain. Reksadana salah satu bentuk investasi yang direkomendasikan. Selain mudah dibeli dan dicairkan, jangka waktu bisa dipilih sesuai tujuan serta diawasi oleh OJK," katanya.

    Baca: Jokowi Pimpin Ratas Bahas Investasi dan Ekspor di Istana Bogor

    Selain Ligwina Hananto, "Tomorrow Today Fun(d) Festival 2018" menghadirkan sejumlah pengusaha sukses di antaranya Kaesang Pangarep dan Kania Anggiani. Ada pula musisi Tulus dan HiVi yang akan menebar sejumlah hit.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.