Senin, 17 Desember 2018

Jangan jadi Korban Diskon, Tips Belanja Aman Saat Harbolnas 2018

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival belanja daring bertajuk Hari Belanja Online Nasional alias Harbolnas 2018 siap digelar pada 11 - 12 Desember mendatang. Banyak penawaran murah dan diskon tinggi yang diberikan oleh ratusan e-commerce yang ikut serta.

    Baca: Harbolnas 2018, Khusus 11 Desember Fokus Dukung Produk Lokal

    Namun, sebagai calon pembeli perlu berhati-hati ketika ingin melakukan transaksi di Harbolnas 2018. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar berbelanja aman selama Harbolnas mendatang. "Lihat rating sellernya. Kemudian ketika lihat produk banyak nggak komentarnya dan apakah komentarnya positif. Kalau komentarnya baik berarti orang banyak belanja dan aman," ucap Indra Yonathan, Ketua Harbolnas 2018 dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu 5 Desember 2018.

    Calon pembeli juga perlu waspada agar tidak menjadi korban diskon dan potongan harga yang tidak sesuai. Jika menemukan hal tersebut, calon pembeli bisa melaporkannya melalui layanan Harbolnas Experience Center di situs resmi Harbolnas 2018. "Untuk diskon yang tidak sesuai, kita di Harbolnas ini melakukan sesuatu yang namanya Harbolnas Experience Center di laman resmi. Kita mengajarkan orang untuk belanja aman dan nyaman," lanjut Indra.

    Baca: Jelang Harbolnas, Intip Media Sosial Agar Belanja Lebih Asyik

    Calon pembeli bisa melaporkan jika menemukan diskon yang tidak sesuai untuk kemudian nantinya akan ditindaklanjuti oleh e-commerce yang bersangkutan. "Kita sudah bekerjasama dengan pihak e-commerce, ketika ada informasi diskon yang tidak sesuai maka akan di take down oleh e-commerce itu," tutupnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.