Awal Tahun Baru 2019 Jokowi Jogging, Intip Manfaat Baiknya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berswafoto bersama masyarakat saat jogging di sekitar Kebun Raya Bogor, Selasa, 1 Januari 2019. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Jokowi berswafoto bersama masyarakat saat jogging di sekitar Kebun Raya Bogor, Selasa, 1 Januari 2019. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengawali kegiatan tahun 2019 dengan berolahraga dan menyapa warga di sekitar Kebun Raya Bogor, Selasa 1 Januari 2019. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, menyebutkan libur Tahun Baru 2019 dimanfaatkan Jokowi untuk jogging dan menyapa warga di sekitar Kebun Raya Bogor.

    Baca: Gaya dan Cara Jokowi Sambut Tahun Baru Tiga Tahun Terakhir

    Tampil santai mengenakan celana training dan jaket hitam serta sepatu kets, Jokowi mulai jogging sekitar pukul 13.30 WIB. Dari kediamannya di Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Jokowi jogging menuju area Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Di sepanjang jalan yang dilaluinya, Jokowi menyapa warga masyarakat yang sedang beraktivitas, baik itu berolahraga atau sekadar berkumpul dengan keluarganya.

    Melihat Kepala Negara, wargapun berbondong-bondong menghampirinya untuk bersalaman dan berswafoto. "Selamat tahun baru, Pak. Sehat-sehat ya," kata seorang warga.
    "Iya, terima kasih," jawab Jokowi.

    Setelah berolahraga dan berinteraksi dengan masyarakat selama satu jam, sekitar pukul 14.45 WIB Presiden kembali ke kediamannya di Wisma Bayurini.

    Jokowi sudah berusia 57 tahun. Kesibukan karena dunia kerja, dan bahkan kemalasan, terutama bagi mereka yang berada di kota biasanya menjadi halangan untuk melakukan olah tubuh. Biasanya Olahraga pun menjadi kegiatan yang mahal, termasuk mereka yang berusia 50 tahun keatas.

    Padahal olahraga bisa menjadi kegiatan menyenangkan sekaligus menguntungkan, terutama bagi yang sudah berusia 50 tahun ke atas. Seperti yang dilansir dari laman Seniors.co.au, Tetap aktif di usia 50 tahun bisa menjadi hadiah terbaik yang Anda berikan pada diri sendiri.

    Presiden Jokowi jogging di sekitar Kebun Raya Bogor, Selasa, 1 Januari 2019. Foto: Biro Pers Setpres

    Olahraga dapat meningkatkan energi Anda, membuat Anda tetap sehat, dan bahkan mungkin mengurangi beberapa gejala yang terkait dengan penuaan. Kegiatan ini juga baik untuk otak dan keadaan emosional serta tubuh Anda. Entah Anda ingin mempertahankan berat badan Anda saat ini atau merasa lebih energik dan sehat secara keseluruhan, ada banyak cara untuk tetap aktif saat berusia 50 tahun keatas.

    Beberapa saran olahraga yang baik, seperti yang ditulis di laman Moneytalksnews.com:

    1. Berenang
    Berenang adalah salah satu olahraga terbaik untuk segala usia. Kegiatan ini akan melatih sistem kardiovaskular dan juga melatih sendi dan tulang. Kegiatan di air ini juga bisa membuat awet muda, berdasarkan hasil riset di University of Indiana.

    2. Tenis
    Peneliti di University of North Carolina melalui British Journal of Sports Medicine menyebutkan manfaat tenis bagi pemain muda dan senior sama-sama baik. Kegiatan ini bisa memberikan aktivitas yang lebih tinggi, detak jantung yang baik serta memberikan fungsi metabolik yang lebih baik. Tenis juga bisa menurunkan stres.

    Presiden Jokowi menyapa masyarakat saat jogging di sekitar Kebun Raya Bogor, Selasa, 1 Januari 2019. Foto: Biro Pers Setpres

    3. Golf
    Mungkin Anda akan langsung membayangkan permainan ini hanya dinikmati orang di tahun emas mereka. Golf adalah olahraga yang tepat bagi orang-orang yang ingin tetap aktif namun mungkin memiliki tantangan kesehatan ringan, seperti mengurangi massa otot atau arthritis. Bermain golf dapat membangun fleksibilitas di otot dan persendian, karena membutuhkan serangkaian gerakan untuk mengayunkan tongkat golf dengan benar.

    4. Bersepeda
    Bersepeda sangat populer di kalangan orang-orang berusia 50 tahun ke atas. Banyak manfaat baik bagi kesehatan bila bersepeda. Seperti yang dikutip dari Organicfacts, bersepeda dapat melatih kardiovascular, mengurangi stres, hingga menurunkan resiko kanker.

    Baca: Debat Capres, Kubu Jokowi Siapkan Tim Khusus untuk Ma'ruf Amin

    5. Yoga
    Tidak peduli seberapa bugar, akhirnya tubuh akan melambat. Olahraga yang lebih aktif mungkin akan menjadi kurang menarik, atau bahkan tidak mungkin dilakukan. Pada saat itu, aktivitas yang bergerak lebih lambat seperti yoga mungkin merupakan pilihan terbaik. Kembali menurut laman Moneytalksnews.com, yoga dapat meningkatkan fleksibilitas, daya tahan tubuh dan konsentrasi dengan risiko cidera yang sedikit, tentunya olahraga ini aman bagi mereka yang berusia 50 tahun keatas.

    RENDRAWATI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sandiaga Uno Alami Cegukan Saat Quick Count Pilpres 2019

    Dilansir Antara, Sandiaga Uno tak tampil di publik usai pelaksanaan Pilpres 2019 karena kabarnya ia cegukan. Beginilah proses terjadinya cegukan.