Tetap Berenergi Meski Kurang Tidur, Simak Tips Pakar Tidur Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita lesu. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita lesu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar gangguan tidur dari sebuah klinik di Manchester Dr. Sandi Mann mengatakan, setiap orang membutuhkan tidur malam yang cukup untuk bekerja dengan baik, bahkan untuk bertahan hidup. Orang dewasa membutuhkan tidur sekitar 6-8 jam per hari.

    Baca juga: 

    Taylor Swift Alami Gangguan Tidur yang Berhubungan dengan Makanan

    Lalu bagaimana dengan yang mengalami kesulitan tidur, misalnya karena insomnia? Kurang tidur membuat Anda tidak memiliki cukup energi untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Tapi, Dr, Sandi Mann punya tips apa yang harus Anda lakukan dan apa saja yang mesti dihindari agar Anda tetap bisa melewati hari dengan baik.

    1. Hindari kopi di pagi hari

    Orang yang kurang tidur akan mengalami sleep inetia atau kondisi psikologis di mana Anda merasa lemas, lelah, pusing, dan uring-uringan ketika bangun tidur. Anda pasti akan tertarik untuk minum kopi. Tapi sebaiknya simpan dulu kopi Anda karena sleep inetia akan hilang setelah Anda mandi atau sarapan.

    Anda bisa mengonsumsi kopi antara pukul 10 atau 11. Butuh waktu sekitar 30 menit agar kafein bekerja, lalu Anda akan memiliki cukup energi.

    2. Melakukan aktivitas di luar ruangan

    Cahaya alami membantu mengatur ritme sirkadian ke dalam mode siang hari. Jadi, tubuh akan siap beraktivitas. Hindari kacamata hitam, biarkan mata mendapatkan cahaya matahari. Sebuah penelitian di Belgia pada 2006 menunjukkan bahwa sinar matahari dapat mengurangi kantuk di sore hari.   

    3. Makan bergizi

    Orang yang mengantuk cenderung membutuhkan gula dan karbohidrat sebagai sumber energi. Tapi, asupan gula dan karbohidrat harus dijaga agar tidak terjadi lonjakan. Pilih sumber gula yang mengandung serat seperti gandum, protein, buah, dan sayuran.  

    4. Mengonsumsi permen karet mint

    Para peneliti pada 2012 menemukan bahwa permen karet dapat mengurangi rasa kantuk. Mungkin karena permen karet meningkatkan aktivitas otak, ditambah rasa mint dapat membangkitkan gairah. Akan lebih baik jika permen yang Anda konsumsi bebas gula.  

    5. Banyak bergerak

    Jika merasa sedang lesu, cobalah berjalan cepat untuk membangunkan tubuh Anda. Jika Anda tidak dapat meninggalkan pekerjaan secara fisik, sering-seringlah istirahat sejenak dengan jalan menyusuri koridor, peregangan, dan lain-lain. Pastikan Anda minum banyak air.  

    6. Jangan tergesa-gesa

    Kurang tidur dapat membuat Anda lebih reaktif dan emosional. Jadi, sebaiknya ambil waktu sejenak untuk berpikir sebelum melakukan apa pun, terutama ketika Anda sedang marah.

    Baca juga: 

    Bagaimana Tidur dengan Cahaya Terang Tingkatkan Risiko Diabetes?

    7. Cari bantuan

    Jika Anda menderita masalah tidur yang parah atau bekerja dalam industri yang menuntut Anda tidak boleh mengantuk sedikit pun, misalnya supir angkutan umum jarak jauh atau ahli bedah, carilah bantuan profesional. Banyak klinik gangguan tidur yang bisa membantu Anda mengatasi masalah ini.

    MIRROR |


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.