Liburan Sekolah Bermain di Luar Rumah, Intip Manfaatnya bagi Anak

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wisata ramah anak. Anak-anak sedang bermain di  Taman Lembang, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018. (Foto: Tempo/Francisca Christy Rosana)

    Ilustrasi wisata ramah anak. Anak-anak sedang bermain di Taman Lembang, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018. (Foto: Tempo/Francisca Christy Rosana)

    TEMPO.CO, Jakarta - Liburan sekolah telah tiba. Apa yang orang tua lakukan dalam mengisi hari-hari anak? Menurut dokter spesialis dan konsultan tumbuh kembang anak, Catherine M. Sambo, hal yang paling disarankan ialah mengajak anak bermain di luar rumah. Sebab, ini dapat memberikan begitu banyak manfaat bagi anak Anda.

    Baca juga: Sering Bermain dengan Cucu seperti Jokowi Bikin Panjang Umur?

    Menurut dia, manfaat pertama ialah menurunkan risiko alergi. Seperti yang diketahui, orang tua pada umumnya takut mengajak anak bermain di luar rumah dengan alasan kotor. Namun ternyata, menjadi pribadi yang terlalu bersih justru membuatnya rentan terserang berbagai penyakit.

    “Dekat dengan bakteri dapat membangun imunitas tubuh. Sehingga anak pun menjadi terbiasa dan lebih kuat terhadap penyakit yang berhubungan dengan kekebalan tubuh seperti alergi,” katanya di acara Pentingnya Bermain di Luar Ruangan yang diselenggarakan Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.

    Selain itu, bermain di luar rumah juga dapat meningkatkan keahlian indrawi anak-anak. Saat bermain di luar, anak-anak dipacu mengenal benda dengan wujud aslinya. Catherine mengatakan bahwa banyak dari pasiennya yang mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi benda nyata.

    “Ada anak balita yang waktu saya beri pertanyaan tentang sebuah logo, dia bisa dengan lugas mengatakan kalau itu adalah apel. Tapi ketika saya tanya tentang buah yang nyata, dia kebingungan. Jadi itulah mengapa penting sekali mengenal dunia nyata dengan pergi ke luar rumah,” katanya. 

    Selanjutnya, mengasah memampuan berbicara anak. Sebab ketika berada di dalam rumah, anak hanya akan bertemu orang yang sama. Ini berarti, ilmu yang dipelajari pun sama. Namun saat mereka keluar, mereka akan bertemu dengan orang baru, sehingga dapat membantu kecakapan berbahasa serta menambah kosakata baru.

    Baca juga: Ini Keuntungan bagi Orang Tua yang Sering Bermain dengan Anak

    "Percaya diri sudah pasti, ditambah lagi dengan keterampilan berbahasa yang menyempurnakannya. Paket komplit, kan?," katanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).