Pose Menarik Emil Dardak Saat Berorasi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama istri, Arumi Bachsin, usai menghadiri pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 13 Februari 2019. Tempo / Friski Riana

    Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama istri, Arumi Bachsin, usai menghadiri pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 13 Februari 2019. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak memamerkan gaya lucunya saat berorasi. Dalam akun resmi Instagramnya, Emil Dardak mengunggah gayanya yang sedang memegang kening. Kedua tangannya seolah memperlihatkan tanda hati di depan kening. Menurutnya itu adalah pose yang menarik. "Kadang2 saya menemukan pose yang menarik dari dokumentasi kegiatan saya," kata Emil Dardak dalam unggahannya pada 20 Oktober 2019.

    Emil mengatakan gayanya itu adalah saat memberikan pidato pada orasi ilmiah di wisuda STAI Syechona Cholil Bangkalan. "Saya tentu tidak sedang mencoba memperagakan gerakan joget seperti yg lagi viral 'Entah apa yang merasukimu'," tulisnya bercanda.

    Gaya unik orasi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak/Instagram-Emil Dardak

    Saat diingat-ingat apa isi pidatonya, Emil Dardak mengatakan ia sedang memberi contoh bagaimana Cina sedang melakukan eksperimen peningkatan mutu pembelajaran sekolah dengan memasang ikat kepala di kepala siswa. "Ikat kepala yang mampu mendeteksi gelombang otak, sehingga bisa dipantau apakah anak fokus atau sedang melamun," kata Emil. " Walau metode ini kontroversial, kita bisa bayangkan seberapa jauhnya terobosan teknologi yang dilakukan di berbagai belahan dunia."

    Selain berorasi dengan pose unik, Emil pun berkesempatan memberi selamat kepada wisudawan/wisudawati terbaik. "Ternyata hampir 80 persen perempuan. Salut atas semakin hebatnya kiprah perempuan di negeri ini, termasuk di pulau garam tercinta, Madura," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.