Alasan Memilih Nama Cucu Presiden untuk Varietas Anggur

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah anggur. TEMPO/Charisma Adristy

    Ilustrasi buah anggur. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Harwanto menjelaskan asal mula penamaan anggur varietas Janetes SP1 menanggapi respon beberapa pihak terkait penamaan varietas anggur hasil penemuan Balitbang Kementerian Pertanian yang mirip dengan nama cucu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jan Ethes.

    Menurut Harwanto, penamaan ini telah sesuai dengan aturan yang ada, karena varietas yang dikenalkan kepada masyarakat dan diberi nama ini adalah calon varietas baru. "Kami selaku pemohon meminta kepada Bapak Menteri untuk memberi nama, dengan memilih alternatif nama yang telah disiapkan, ataupun memberi nama tersendiri," katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 17 November 2019.

    Nantinya dalam pendaftaran varietas tetap atas nama penemu selaku pemohon, sehingga tetap sesuai aturan yang ada. Mengenai pemilihan nama Janetes SP1, Harwanto mengatakan adalah hal biasa dalam temuan baru. "Dulu Litbang pernah memberi nama varietas padi Fatmawati atau Sintanur. Sama sekali tidak ada masalah karena nama varietas boleh apa saja," jelas Harwanto.

    Nama Janetes SP1 dipilih karena mempunyai makna bagus, yaitu sangat cekatan atau cepat tepat. Kementan berharap adanya varietas baru ini menjadi idola baru produk buah nasional dan tidak perlu impor. "Buah anggur lokal kita kan kurang digemari selama ini. Varietas baru ini harapan masa depan dunia hortikultura Indonesia. Dapat menjadi unggulan dan idola nasional. Petani dan masyarakat gak perlu lagi mikir beli anggur impor, karena produk kita gak kalah tampilan dan rasanya," katanya.

    Badan Litbang Kementerian Pertanian baru saja merilis hasil inovasi terbaru mereka, yakni anggur varietas Janetes SP 1. Anggur itu dianggap spesial bukan hanya lantaran memiliki nama mirip cucu pertama Presiden Joko Widodo alias Jokowi, melainkan diklaim mengantongi sejumlah keunggulan.

    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, anggur varietas anyar ini memiliki karakter rasa yang manis dan segar. "Tekstur daging buahnya krispi dan tidak terlalu berair," tuturnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 November 2019.

    Tak cuma itu, ia mengklaim bahwa anggur varietas Jan Ethes tersebut tidak mudah rontok. Karenanya, buah ini mampu disimpan selama tujuh hari setelah panen di suhu ruang. Sedangkan di dalam lemari penyejuk, anggur varietas Janetes bisa bertahan lebih lama, yakni hingga 14 hari.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.