Hari Toilet Sedunia, Sebaiknya Gunakan Jamban Jongkok atau Duduk?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com

    Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Toilet Sedunia atau World Toilet Day (WTD) diperingati setiap tanggal 19 November. Ini ditujukan sebagai bentuk peringatan akan pentingnya sanitasi di seluruh dunia.

    Berbicara mengenai model toilet sendiri, kita tentu mengenal jamban jongkok dan duduk. Bagi sebagian orang yang tinggal di kota besar, rata-rata telah memiliki kamar mandi yang dilengkapi dengan kloset duduk. Sebab, kloset duduk dianggap lebih bersih dan modern.

    Namun apakah kloset duduk lebih sehat dibandingkan dengan yang jongkok? Apapun jenis klosetnya, tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Ilustrasi toilet jongkok. washingtoncitypaper.com

    Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Digestive Diseases and Sciences, Dov Sikirov menilai bahwa berjongkok atau duduk saat di kamar kecil bisa mempengaruhi kelancaran saat buang air besar, seperti dilansir dari laman Medicaldaily.

    Menggunakan kloset jongkok lebih higienis jika dibandingkan dengan kloset duduk karena tidak terjadi kontak langsung antara tubuh dengan kloset. Menggunakan kloset jongkok juga dapat melatih kekuatan kaki dan otot kaki, melatih otot menahan berat badan, dan melatih otot dasar panggul.

    Sedangkan kloset duduk lebih dianjurkan karena dalam posisi duduk, tidak banyak terjadi tarikan pada lutut sehingga lutut lebih nyaman digunakan. Selain penderita radang sendi, kloset duduk juga baik untuk ibu hamil, orang tua atau lansia, dan penderita obesitas, karena lebih nyaman, baik di perut maupun lutut.

    Kloset duduk berpotensi tinggi dalam perpindahan kuman dan virus karena terjadi kontak langsung dengan tubuh jika kloset kurang higienis. Sedangkan kloset jongkok dapat menyebabkan radang sendi, gangguan lutut, dan tidak disarankan untuk penderita arthritis. Tarikan pada lutut yang terjadi ketika berjongkok serta kondisi lutut yang mudah lelah tidak baik untuk penderita arthritis.

    Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing kloset, tentu Anda semakin bijak dalam menentukan jenis kloset mana yang lebih baik digunakan. Pilihlah kloset sesuai kebutuhan karena pilihan itu tergantung kenyamanan dari penggunanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | MEDICALDAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.