Alami Masuk Angin, Coba Pilih Obat Sesuai Gejalanya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sirup obat batuk (pixabay.com)

    Ilustrasi sirup obat batuk (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Masuk angin menjadi salah satu penyakit yang sering dialami pada saat musim pancaroba tiba. Simak pilihan obat masuk angin yang Anda makan sesuai gejalanya. Apa saja? 

    Ada banyak pilihan obat untuk mempercepat proses penyembuhan saat sedang masuk angin. Namun ingat, bahan-bahan aktif di bawah ini bukanlah berkhasiat untuk menyembuhkan, namun hanya meredakan gejala-gejala masuk angin agar Anda merasa lebih baik.

    Beberapa bahan aktif untuk obat masuk angin berdasarkan gejala yang dialami di antaranya :

    1. Hidung tersumbat
    Bagi Anda yang merasakan masuk angin dengan gejala hidung tersumbat, maka dekongestan adalah obat masuk angin yang tepat. Kandungan dekongestan akan membantu Anda bernapas lebih lega.

    Dua jenis dekongestan adalah dalam bentuk pil atau sirup serta semprotan nasal. Carilah produk yang mengandung pseudoephedrine jika mengonsumsi obat dalam bentuk pil atau sirup. Sementara untuk dekongestan dalam bentuk semprotan nasal, pilih yang mengandung oxymetazoline dan phenylephrine.

    2. Hidung berair dan bersin terus menerus
    Saat mengalami masuk angin, tubuh akan memproduksi zat berupa histamin. Respons yang keluar adalah bersin, mata berair, dan hidung pun berair. Jika ini yang Anda alami, pilih obat yang mengandung antihistamin. Biasanya, reaksi dari konsumsi obat ini adalah mata terasa kering dan mengantuk.

    3. Batuk
    Batuk tanpa henti juga bisa jadi salah satu gejala masuk angin. Anda bisa mengobatinya dengan obat batuk supresan dengan bahan seperti dextromethorphan atau ekspektoran untuk menghilangkan dahak. Pastikan banyak minum setelah mengonsumsi obat ini.

    4. Demam dan sakit tenggorokan
    Obat masuk angin untuk yang merasa demam dan sakit tenggorokan adalah pereda nyeri seperti acetaminophen atau ibuprofen. Biasanya, obat ini dapat menurunkan suhu tubuh. Namun perhatikan efek samping dan sebaiknya tidak mengonsumsinya bersamaan dengan obat lain.

    Beberapa obat masuk angin di atas bisa dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala yang membuat tubuh tidak nyaman. Idealnya, istirahat tetap menjadi syarat utama agar masuk angin segera reda. Tak ada salahnya memberikan hak bagi tubuh untuk jeda sejenak dari kesibukan setiap harinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!