Cara Menjaga Kebersihan Tangan agar Terhindar dari Penyakit

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi cuci tangan (pixabay.com)

    ilustrasi cuci tangan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan penyakit menular melalui kebiasaan buruk, salah satunya tangan kotor. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan setiap orang untuk mencuci tangan dengan sabun secara teratur atau sanitizer sebagai langkah awal untuk menjaga kesehatan tubuh dari bakteri dan virus penyebab penyakit.

    Penting untuk menjaga kesehatan tubuh dari penyakit dan infeksi saat berada di dalam lingkungan penuh dengan polusi dan tidak higienis, seperti ruang publik. WHO mengestimasikan lebih dari 1,4 juta kasus infeksi terjadi akibat kurangnya kesadaran terhadap kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Berikut enam cara mudah untuk menjaga kebersihan tangan yang disarankan oleh WHO, dilansir The Indian Express.

    Cuci tangan secara teratur
    Mencuci tangan secara teratur merupakan cara efektif agar tetap sehat sekaligus menjaga tubuh dari berbagai macam penyakit. Gosok tangan dengan sabun selama 30 detik. Jangan lupa sela-sela jari dan kuku. Matikan keran air menggunakan siku atau handuk setelah cuci tangan.

    Sabun cair
    Sabun cair dapat membantu mengurangi penyebaran bakteri dan kuman penyebab penyakit. Sabun cair sangat cocok digunakan di kamar mandi, dapur, kantor, sekolah, rumah sakit, hotel, dan juga restoran. Dispenser yang digunakan sebagai wadah sabun cair tersebut melindungi cairan sabun agar tidak terkontaminasi.

    Sanitizer tangan
    Sebagai tambahan, sangat disarankan untuk senantiasa membawa sanitizer tangan kemana pun berpergian. Sanitizer yang mengandung bahan seperti hrivera, lemon, ushira, dan neem memiliki sifat antimikroba, antibakteri, penghilang bau, sekaligus menyegarkan.

    Keringkan tangan
    Para peneliti dari WHO juga menunjukkan penyebaran bakteri cenderung lebih cepat dari tangan yang basah dibanding yang kering. Oleh sebab itu, selalu keringkan tangan setelah mencuci. Pastikan mengusap bagian yang kerap terlewatkan, sela-sela antara jari dan kuku, sebelum melanjutkan aktivitas. Tangan yang basah merupakan sarang bakteri dan virus berkembang biak.

    Gunting kuku
    Gunting kuku secara rutin. Hal tersebut dapat dilakukan setelah mandi, saat tekstur kuku lebih lembut dan mudah dipotong. Hindari pemakaian kuku palsu dalam waktu yang lama agar tidak terinfeksi.

    Bersin, jangan tutup pakai tangan
    Untuk menjaga tangan tetap terhindar dari kuman, sediakan tisu atau sapu tangan. Setiap kali menggunakan tangan untuk menutup hidung saat bersin, Anda dapat menyebarkan kuman pada orang-orang di sekitar. Satu kali bersin memproduksi jutaan kuman dan dapat menyebar hingga sekitar 9 meter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.