Pesan Penting dari Ade Rai bagi Para Pelari Pemula

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lari (pixabay.com)

    Ilustrasi lari (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lari adalah olahraga yang murah, mudah, dan menyenangkan. Tak heran, banyak orang suka dengan aktivitas fisik yang satu ini. Namun, di tengah tren lari, binaragawan sekaligus pemerhati olahraga Ade Rai memberi pesan khusus bagi pelari, khususnya para pemula.

    Menurutnya, hal pertama yang tak boleh dilupakan adalah pemanasan dan pendinginan sebelum berlari. Ade Rai menjelaskan tak sedikit orang lupa dengan kedua hal ini. Padahal, pemanasan dan pendinginan itu penting untuk melemaskan otot yang kaku.

    “Kalau otot sudah lemas, ini bisa mencegah cedera saat seseorang berlari,” katanya saat ditemui dalam acara peluncuran koleksi terbaru sepatu Under Armour di Jakarta pada Rabu, 26 Februari 2020.

    Ade Rai juga mengimbau untuk selalu berlari sesuai dengan kemampuan. Artinya, para pelari tidak boleh berlari melampaui kekuatan tubuh.

    “Kalau bisa 1 kilometer, jangan maksa mau half marathon karena tubuh mungkin belum dan tidak didesain dengan kemampuan segitu,” tegasnya.

    Banyak pula kasus kematian akibat olahraga yang harus diperhatikan. Apabila tubuh sudah lelah dan tidak fit, sebaiknya olahraga lari dihentikan.

    “Jangan sampai memakan korban jiwa, kemudian yang disalahkan olahraganya. Yang bisa mengatur itu kan tubuh kita. Jadi, kalau tidak sesuai kemampuan ya jangan,” ungkapnya.

    Terakhir, Ade Rai menyarankan agar setiap pelari melatih otot kaki dengan latihan beban, resistance training, ataupun squad. Ia menjelaskan hal ini penting agar kaki pelari menjadi lebih kuat dan besar.

    “Karena kalau kita lari dan menapak, yang menahan itu otot kaki. Semakin kaki kecil dan otot kecil, bisa cedera,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.