Aturan Minum Air Putih, Yakin Hanya Minimal 8 Gelas Sehari?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menuang air putih ke gelas. shutterstock.com

    Ilustrasi menuang air putih ke gelas. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seberapa banyak Anda meminum air putih setiap hari? Minum air putih secara teratur memiliki banyak manfaat baik. Meski demikian, terdapat aturan minum air putih yang perlu Anda ketahui. Ada beberapa dampak yang bisa dialami masyarakat bila kekurangan maupun kelebihan asupan air putih.

    Anda mungkin terbiasa mendengar anjuran untuk mengonsumsi minimal 8 gelas air per hari.  Ternyata minum air putih wPadahal, aturannya tidak seperti itu. Jadi, seperti apa aturan minum putih yang sebaiknya dijalankan, untuk menjaga kesehatan tubuh?

    1. Bukan 8 gelas per hari
    Tak banyak yang menyadari, aturan populer soal minum air putih 8 gelas per hari tidak memiliki bukti ilmiah yang kuat. Justru aturan minum air putih yang tepat menurut Institute of Medicine’s Food and Nutrition Board adalah 2,7 liter per hari bagi wanita. Sementara itu, pria membutuhkan 3,7 liter air putih per hari.

    2. Minum air putih sebelum makan
    Minum air putih sekitar 30 menit sebelum makan dapat membantu melancarkan proses pencernaan. Namun, jumlahnya juga perlu diperhatikan. Anda cukup minum 1 gelas. Sebab, kadar air putih yang berlebihan, dapat mengganggu proses pelarutan makanan dan fungsi enzim yang diperlukan saluran pencernaan dalam mencerna makanan.

    3. Minum air putih ketika merasa lelah
    Lebih dari 60 persen fungsi tubuh bergantung pada air, tak terkecuali otak dan sistem saraf. Kekurangan air dapat menyebabkan tubuh mengalami kelelahan, kehilangan konsentrasi, sakit kepala, depresi, kesulitan tidur dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Untuk mengatasinya, biasakanlah untuk selalu minum air putih ketika merasa lelah.

    4. Minum air putih sebelum dan sesudah berolahraga
    Salah satu kegiatan yang dapat menyebabkan tubuh mengalami kekurangan cairan adalah berolahraga. Sebab ketika berolahraga, banyak cairan di dalam tubuh yang dikeluarkan melalui keringat.

    Maka dari itu, untuk mencegah dehidrasi dan meningkatkan kekuatan otot tubuh, Anda sangat disarankan minum air putih sebelum dan sesudah berolahraga.

    5. Minum air putih sebelum tidur
    Setelah lelah menjalani aktivitas sepanjang hari, Anda juga disarankan minum air putih sebelum tidur. Langkah sederhana ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur. Dengan demikian, tidur pun menjadi lebih nyenyak.

    6. Minum air putih ketika sakit
    Aturan lainnya yaitu untuk minum air putih ketika sakit. Ternyata, air putih dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh yang diperlukan ketika sakit.

    7. Tidak minum air putih berlebihan
    Jika kekurangan cairan dapat mengganggu fungsi organ tubuh, kelebihan cairan atau overhidrasi juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Overhidrasi terjadi akibat tubuh mengalami keracunan air atau hiponatremia.

    Saat hal ini terjadi, kadar natrium dalam aliran darah menurun akibat kelebihan air. Pada kasus yang lebih parah, overhidrasi dapat menyebabkan tubuh mengalami kejang dan koma bahkan berujung pada kematian. Individu yang mengalami overhidrasi akan merasakan gejala berupa sakit kepala, kram otot, mual, muntah dan diare. Hal ini terjadi karena ginjal menampung begitu banyak air.

    Selain itu, minum air putih secara berlebihan juga dapat menyebabkan konsentrasi garam dalam darah berkurang. Akibatnya, terjadi pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Untuk menghindari bahaya overhidrasi, pastikan Anda minum air putih secara cukup serta mengenali waktu merasa haus dan benar-benar membutuhkan air putih.


    Artikel ini telah ditulis ulang agar tidak sama persis dengan sumber awal untuk menghindari plagiasi. Meski begitu, dari sisi isi garis besarnya masih sama. Mohon maaf, terima kasih.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.