Yang Harus Diperhatikan di Idul Fitri saat Pandemi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi silaturahmi Idul Fitri di tengah pandemi virus Corona. Shutterstock

    Ilustrasi silaturahmi Idul Fitri di tengah pandemi virus Corona. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Idul Fitri akan dirayakan pada 24 Mei 2020. Namun, Lebaran kali ini akan jauh berbeda dari biasa karena dirayakan di tengah pandemi virus corona.

    Silaturahmi yang biasanya identik dengan momen Lebaran juga akan berubah. Tak ada lagi salam-salaman. Sebagaimana diketahui, penularan virus corona paling besar terjadi melalui tangan saat menyentuh bagian wajah.

    Jadi, agar momen Lebaran tetap sehat, sebaiknya mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dan ahli kesehatan dunia. Berikut beberapa hal yang harus dilakukan saat merayakan Lebaran di tengah pandemi.

    -Di rumah saja, sesuai dengan imbauan pemerintah tetap di rumah dan tidak berkeliling silaturahmi.

    -Tidak berkumpul, karena aturan yang berlaku adalah dilarang berkumpul lebih dari lima orang, terutama di ruangan terbatas.

    -Jaga jarak, minimal 1 meter dari satu ke yang lain.

    -Rutin mencuci tangan, terutama ketika mau makan, setelah makan, dan memegang benda-benda yang kerap dipegang orang lain.

    Tidak bersalaman, karena penularan virus melalui tangan ke area wajah dan masuk ke dalam tubuh. Cukuplah saling mengucapkan salam.

    -Panggilan video adalah salah satu cara bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Dengan dukungan teknologi segala hal sudah dimudahkan.

    -Makan makanan sehat dan bergizi untuk tetap menjaga stamina sehat dan tidak mudah tertular.

    -Gunakan masker, ketika sakit atau terpaksa berada di kumpulan orang.

    -Istirahat jika sakit dan minumlah obat sesuai dengan sakit yang dirasakan.

    -Disinfeksi rumah sebelum dan sesudah Lebaran jika ternyata ada kerabat yang tetap datang ke rumah untuk silaturahmi

    -Salat Idul Fitri di rumah saja sesuai dengan anjuran pemerintah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.