Kiat agar Ketupat Lebaran Tak Mudah Basi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ketupat. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi ketupat. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketupat identik dengan Lebaran. Di 2020, di tengah pandemi COVID-19, mungkin sebagian orang masih ingin tetap menghidangkan makanan yang berbahan dasar beras itu walau lauk pauknya lebih sederhana.

    Hanya saja, ada kendala yang biasanya dihadapi, yakni ketupat yang mudah basi padahal baru beberapa jam disajikan. Lalu, bagaimana caranya agar ketupat bisa awet tanpa harus memasukkan pengawet?

    "Pertama, daun ketupat dicuci yang bersih, beras yang akan digunakan harus dicuci dengan bersih dan rendam 1 jam dengan memberi garam secukupnya, setelah direndam tiriskan," kata Corporate Executive Chef Prasanthi Hotels and Resorts, Bahran.

    Kemudian, masukkan beras ke dalam cangkang atau daun ketupat lalu rebus. Anda bisa memasukkan daun pandan, daun sereh, daun salam ke dalam air rebusan ketupat dan garam secukupnya.

    "Pasti akan mendapatkan ketupat enak wangi dan tidak mudah basi," tutur Bahran.

    Untuk hidangan Lebaran pendamping ketupat, biasanya didominasi yang menggunakan santan, seperti gulai sapi atau opor ayam. Agar tak takut kalap dan lebih menyehatkan, Anda bisa menggantinya dengan susu rendah lemak atau hidangan opor diganti dengan soto ayam.

    "Kalau kekeuh mau menyantap yang ada santannya, seperti rendang dan gulai, jangan lupa minumnya teh hangat, dan jangan lupa jus mentimun dengan daun mint. Ingat, berhenti makan sebelum kenyang, Insha Allah sehat," pesan Bahran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.