Dinginkan Rumah Tanpa AC dengan 4 Cara Mudah Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto ilustrasi pendingin ruangan produk panasonic. (Foto: Dok. Panasonic)

    Foto ilustrasi pendingin ruangan produk panasonic. (Foto: Dok. Panasonic)

    TEMPO.CO, Jakarta - Udara panas dan pengap menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi saat bekerja dari rumah kala pandemi Covid-19. Tentunya dengan menyalakan pendingin ruangan atau AC, hal tersebut bisa diatasi dengan cepat.

    Namun, sering menyalakan AC tentu akan membuat tagihan listrik membengkak. Untuk mengatasi masalah ini, situs Huffington Post dan Art of Manliness pun membagikan tips mudah agar rumah tetap nyaman dan dingin tanpa membayar mahal.

    Tutup jendela dengan tirai
    Berdasarkan artikel dalam majalah dekorasi rumah Family Handyman, 30 persen panas yang tidak diinginkan datang dari jendela. Menambah tirai bisa menghemat tagihan listrik hingga 7 persen dan menurunkan suhu ruangan hingga 20 derajat. Sekarang, segera pasang tirai di rumah untuk mendapatkan manfaat secara maksimal.

    Mengganti sprei kamar
    Jika Anda merasakan panas selama berada di dalam kamar, salah satu pemicunya bisa jadi penggunaan sprei yang salah sebab kain flanel dan selimut berbulu memang tak memiliki pori-pori sehingga dapat mempertahankan panas di dalam kamar. Sedangkan pilihan yang baik adalah mengganti sprei dengan bahan kapas karena terbukti bekerja sebaliknya.

    Tambahkan bantal di sofa
    Buat yang memiliki sofa atau kursi di ruang tamu, ada baiknya menambah bantal agar udara lebih dingin sebab pada bantal, terdapat ruang alami yang bisa menahan panas tubuh, khususnya setelah beraktivitas di luar ruangan. Kemampuannya pun tidak berkurang karena ditutupi sarung bantal.

    Fokus pada suhu tubuh, bukan rumah
    Apabila telah melakukan segala cara dari rumah agar udara panas hilang, kini saatnya berfokus pada diri sendiri. Berbagai hal bisa dilakukan agar temperatur badan dingin sehingga tidak merasa panas di rumah. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan contohnya adalah mengganti pakaian dengan bahan lebih ringan seperti katun Jepang. Anda juga bisa mengelap tubuh dengan es batu atau air dingin agar suhu tubuh tetap terjaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.