Tak Hanya Baik buat Fisik, Ini Manfaat Lain Pijat Bayi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pijat bayi. massagemag.com

    Ilustrasi pijat bayi. massagemag.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pijat bayi ternyata memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi kesehatan tetapi juga tumbuh kembang bayi, baik secara emosional maupun secara fisik. Dokter spesialis anak Bernie Endyarni Medise menjelaskan pijatan yang dilakukan dalam masa periode emas atau 1.000 hari pertama kehidupan menjadi salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan orang tua kepada buah hati.

    Stimulasi sendiri merupakan aktivitas yang dilakukan setiap hari untuk merangsang semua sistem indera bayi, baik pendengaran, penglihatan, perabaan, penciuman, dan pengecapan. Dengan dilakukannya stimulasi secara terus menerus dengan beragam cara maka dapat mendorong perkembangan bayi menjadi lebih cepat.

    Selain itu, stimulasi pada bayi juga dapat meningkatkan berbagai aspek keterampilan anak, baik emosional, sensorik, maupun motorik serta membantu perkembangan sistem saraf pada bayi. Lebih lanjut, Bernie mengatakan pijatan yang dilakukan secara rutin dapat membantu bayi tumbuh dan berkembang secara optimal karena banyaknya manfaat yang didapat, seperti memperlancar peredaran darah dan pencernaan bayi dengan menambah nafsu makan.

    Pijatan pada bayi juga dapat membuatnya mampu mencerna dan menyerap makanan sehingga membantu menambah berat badan bayi, membantu bayi untuk relaksasi sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak dan lama, membantu meredakan ketidaknyamanan di saat mengalami kolik atau sedang tumbuh gigi, memperkuat massa tulang, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

    “Selain itu, pijat bayi juga dapat memperkuat ikatan emosional bayi dengan orang tua karena melalui pijat bayi maka hormon oksitosin bayi dan ibu meningkat. Oksitosin adalah hormon yang membuat manusia merasa nyaman dan dicintai sehingga pijat bayi tidak hanya memberi manfaat yang besar terhadap bayi itu saja, melainkan juga terhadap si ibu,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.