6 Prinsip yang Bikin Pasangan Suami Istri Bahagia, Hargai Privasi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Unsplash.com/Annette Sousa

    Ilustrasi pasangan. Unsplash.com/Annette Sousa

    TEMPO.CO, Jakarta - Cemburu, marah, dan saling adu argumen mungkin memang bisa jadi bumbu-bumbu dalam pernikahan. Namun bila berlebih, kejadian itu juga bisa menjadi ancaman dalam keutuhan rumah tangga. Agar pasangan suami istri sama-sama bahagia, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan. Dalam pernikahan, Anda tidak bisa menjalankan kehidupan rumah tangga itu begitu saja tanpa strategi dan kompromi satu sama lain. Setiap pasangan suami istri harus sama-sama belajar untuk tahu saat yang paling tepat untuk mengeluarkan emosi atau untuk meredamnya.

    Agar rumah tangga bisa terus utuh dan suami istri bahagia, berikut ini tips yang bisa Anda ikuti:

    1. Komunikasi adalah kunci
      Komunikasi sangat penting dalam mencapai rumah tangga harmonis dan bahagia. Jika ada sesuatu yang mengganjal, segera diskusikan dengan pasangan. Biasakan untuk jujur soal perasaan Anda ke pasangan. Namun pastikan juga bahwa Anda menyampaikannya dengan baik dan tetap menghargai pasangan. Sering-seringlah untuk bicara berdua, tak hanya soal anak atau tagihan, tapi juga soal perasaan masing-masing. Penting pula untuk menjadi pendengar yang baik bagi pasangan Anda.

    2. Tetapkan batasan, hargai privasi pasangan
      Dalam sebuah pernikahan, memiliki privasi masing-masing tetap menjadi hal yang penting. Walau sudah menikah, suami dan istri tetaplah dua orang berbeda yang memiliki lingkaran pertemanan sendiri, pekerjaan sendiri, dan kesenangan atau hobi sendiri. Anda tidak perlu selalu mencari kesamaan dan memaksakan kehendak, karena hal itu bisa beririsiko timbulnya konflik. Suami istri yang bahagia justru adalah yang bisa menjaga privasi masing-masing.

      Sebab, tidak ada satu pun individu yang akan merasa bahagia jika identitasnya hanya ditentukan sebagai seorang istri atau suami. Selain sebagai istri atau suami Anda, ia jugalah teman untuk teman-temannya, anak untuk orangtuanya, kakak untuk adiknya, dan seorang profesional untuk pekerjaannya.

    3. Tetap rutin 'pacaran'
      Mungkin Anda sempat merasa bosan dalam kehidupan rumah tangga. Jadi, untuk menjaga hubungan tetap menarik, Anda dan pasangan dianjurkan untuk menyisihkan satu hari dalam satu minggu atau beberapa hari salam satu bulan untuk 'pacaran'. Anda bisa menitipkan anak ke pengasuh atau orang tua agar bisa menikmati waktu bersama. Momen spesial berdua ini untuk lebih saling memahami perasaan masing-masing. Anda bisa melakukan berbagai kegiatan menyenangkan yang bisa menghilangkan stres, mulai dari nonton bioskop hingga mencoba hal-hal baru seperti ikut kelas memasak bersama.

    4. Tunjukkan kalau Anda bersyukur bisa menikah dengannya
      Menunjukkan bahwa Anda bersyukur memiliki satu sama lain adalah salah satu cara untuk membuat suami istri bahagia. Jangan malu untuk sering-sering mengucapkan terima kasih pada pasangan. Tunjukkan dan katakan bahwa Anda beruntung bisa menjadi pasangannya.

    5. Menerima perbedaan pendapat
      Menjadi suami atau istri bukan berarti semua harus sama. Anda dan pasangan tetaplah dua individu berbeda yang masing-masingnya memiliki pola pikirnya sendiri. Sehingga, ketika berbeda pendapat itu adalah hal yang wajar. Jika pasangan memiliki pendapat yang berbeda dari Anda, hargailah sudut pandangnya. Apabila perbedaan ini memicu perdebatan, maka cobalah untuk sedikit berkompromi dan berdiskusi dengan baik untuk mencari titik tengah.

    6. Membangun kepercayaan
      Untuk bisa membangun suatu kepercayaan, dibutuhkan banyak usaha dari kedua belah pihak. Maka, jadilah pasangan yang patut untuk dipercaya, yang bisa menjaga diri dan pikiran, serta jujur. Ciri-ciri yang sering muncul pada pasangan yang pada akhirnya berpisah adalah salah satu atau keduanya selalu mengkritik berlebihan tanpa maksud membangun, defensif ketika berdiskusi, serta sering menghina. Ketiga hal tersebut membuat pasangan tidak bisa saling percaya dan justru akan menghindar dari satu sama lain.

      SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H