Yang Harus Dilakukan Penderita Diabetes Melitus Sebelum Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi vaksinasi (Pixabay.com)

    Ilustrasi vaksinasi (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapapun yang akan mendapatkan vaksinasi harus dalam keadaan sehat. Termasuk sebelum memperoleh vaksinasi Covid-19 yang tengah digencarkan oleh pemerintah saat ini.

    Ketua Perhimpunan Endokrinologi Indonesia atau Perkeni, Ketut Suastika mengatakan penderita diabetes melitus harus menjaga kadar gula darah sebelum menjalani vaksinasi Covid-19. "Orang diabetes sebenarnya mendapat prioritas vaksinasi Covid-19. Akan lebih baik hasilnya jika kadar gula darah terkontrol," kata Ketut Suastika pada Kamis, 25 Februari 2021.

    Secara umum, menurut dia, tidak ada larangan vaksinasi Covid-19 untuk penderita diabetes melitus tipe satu atau diabetes melitus tipe dua. Hanya saja, penderita diabetes dalam kondisi komplikasi akut harus amat hati-hati.

    Ilustrasi diabetes. Freepik.com

    Apabila diabetes melitus telah mengakibatkan gangguan lanjutan, seperti infeksi, stroke, sakit jantung, dan lainnya, maka perlu second opinion atau pendapat dari dokter yang menangani penyakit terkait. Mengenai penderita diabetes yang menjalani terapi insulin, Ketut Suastika yang pernah menjadi Rektor Universitas Udayana Bali periode 2013- 2017 itu menjelaskan, insulin tetap diperlukan terutama bagi penderita diabetes kritis.

    Ketut Suastika menjelaskan, kondisi infeksi Covid-19 dapat dibagi menjadi empat, yakni ringan, sedang, berat, dan kritis. Kalau pasien Covid-19 dalam kritis dan kebetulan memang penderita diabetes, maka mungkin perlu disuntik insulin untuk mengendalikan gula darah secara cepat. Adapun bagi mereka yang berada di fase prediabetes atau periode awal, cukup dengan mengubah gaya hidup.

    Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia merekomendasikan penderita diabetes yang mendapat vaksinasi Covid-19 adalah penyandang diabetes melitus tipe 2 terkontrol dan HbA1c kurang dari 7,5 persen.

    Baca juga:
    Obat Diabetes Alami yang Perlu Anda Coba


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.