Masih Bingung Antara Gula Merah Dan Gula Aren? Ini Perbedaannya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gula Aren. (Sehatq.com)

    Gula Aren. (Sehatq.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gula merah dan gula aren selalu ada saja orang yang susah membedakannya. Sebenarnya gula aren dan gula jawa ini berbeda.

    Meskipun sekilah keduanya punya kemiripan, gula merah atau gula Jawa atau yang biasa disebut gula hawa memiliki banyak perbedaan salah satunya dari segi rasa dan perbedaan. Gula merah atau gula jawa memiliki bentuk seperti tabung dan silinder. Tapi ada juga beberapa yang berbentuk seperti batok kelapa mengikuti bentuk cetakannya yaitu batok kelapa.

    Gula merah dibuat dari sari atau nira batang pohon palem ataupun kelapa, rasa manis pada gula merah lebih cocok dibuat untuk tambahan pada pembuatan kue atau makanan lainnya.

    Sedangkan gula aren dibuat dengan mengambil sari atau nira dari pohon aren. Pada segi warna gula aren, memiliki warna coklat yang lebih hitam. Rasanya pun lebih manis dan memiliki aroma yang lebih kuat dibanding gula merah.

    Baca: Sederet Manfaat Gula Merah Buat Kulit dan Rambut

    Dari tekstur gula aren lebih kental dibanding gula merah yang cenderung lebih cair. Selain itu, proses pembuatan gula merah dan aren juga ada perbedaan.

    Proses pembuatan gula merah harus dilakukan dengan saksama. Nira yang baru diambil dari pohon harus segera diolah paling lama 90 menit setelah diambil karena nira mempunyai sifat mudah asam. Hal itulah menyebabkan adanya proses fermentasi oleh bakteri Saccharomyses sp.

    Kandungan gizi gula merah per 100 gram adalah 90 miligram kalsium, 4 miligram zat besi, karoten, vitamin A, B12, C, E, float, garam mineral, dan protein kasar.

    Sedangkan gula aren mempunyai kandungan gizi sebagai berikut, dalam 100 gram gula aren mengandung kalori 268 kkal, karbohidrat 95 g, kalsiu. 75 mg, fosfor 35 mg, besi 3 mg, dan air 4 mg.

    Citarasa manis dari gula aren dan gula merah begitu lekat, tak heran dua bahan makanan tersebut sering menjadi salah satu bahan penting pada kue atau makanan tradisional Indonesia. Kudapan khas tersebut antara lain klepon, kue putu bambu, kue rangi, kue awuk, misro, kolak, dan masih banyak lagi olahan makanan tradisional yang menggunakan bahan gula merah dan gula aren.

    ASMA AMIRAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.