Nobar Euro 2021, Waspadai Orang Tanpa Gejala Covid-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penonton sepak bola. REUTERS/Catherine Ivill

    Ilustrasi penonton sepak bola. REUTERS/Catherine Ivill

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat diimbau untuk mewaspadai kemunculan klaster baru COVID-19 dari agenda nonton bareng (nobar) Piala Eropa, 11 Juni-11 Juli 2021. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan agenda nonton bareng (nobar) Piala Eropa atau Euro 2021 perlu mewaspadai kondisi tanpa gejala yang umum ditemukan pada kaum muda.

    "Yang menjadi masalah adalah bahwa masyarakat itu abai kalau tidak ada gejala, kemudian masuk ke dalam kategori tanpa gejala," katanya.

    Dante mengatakan kondisi asimptomatik umumnya dialami masyarakat pada rentang usia muda yang memiliki imun tubuh yang kuat. Meski berstatus sebagai pasien COVID-19 asimptomatik, sebenarnya orang tanpa gejala bisa membawa virus corona yang bersarang dalam tubuh hingga ke rumah, lalu menulari keluarga dan rekan.

    "Kemudian virus itu menjadi gejala setelah dia menularkan kepada kelompok anggota keluarganya yang berusia tua atau yang mempunyai komorbid tertentu," ujar Dante.

    Meskipun tidak mempunyai gejala, mereka berpotensi untuk menularkan kepada orang-orang sekitar. Jangan lupa menerapkan protokol kesehatan, #jaga jarak, #cucitangan, #pakaimasker.

    "Mungkin akan jadi lebih berbahaya daripada yang kita alami pada saat kita tidak bergejala," katanya. "Saya mengimbau masyarakat adanya Piala Eropa, adanya Lebaran, liburan, tetap kita harus menjaga protokol kesehatan."

    Baca juga: Jangan Sembarang Beli Masker Medis, Cek Risikonya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.