Jangan Anggap Remeh, Kram Kaki Bisa Indikasi Gejala Penyakit Berbahaya

Reporter

Ilustrasi kram kaki (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Kram kaki atau kejang otot pada kaki adalah berkontraksinya otot-otot betis atau otot-otot telapak kaki secara tiba tiba. Otot sendiri merupakan bagian tubuh yang berfungsi sebagai alat penggerak.

Evinur dalam penelitiannya yang dipublikasikan dalam laman resmi Universitas Muhammadiyah Surabaya menyebutkan bahwa kram kaki banyak dikeluhkan ibu hamil, terutama pada trimester ketiga, bentuk gangguan berupa kejang pada otot betis atau otot telapak kaki. Kram kaki cenderung menyerang pada malam hari selama 1-2 menit. Walaupun singkat,tetapi dapat mengganggu tidur, karena sakit yang menekan betis atau telapak kaki.

Dasar fisiologis untuk kram kaki sendiri belum diketahui dengan pasti. Selama beberapa tahun, kram kaki diperkirakan disebabkan oleh gangguan asupan kalsium yang tidak tidak seimbang antara rasio kalsium dan fosfor dalam tubuh. Salah satu dugaan lainnya adalah bahwa uterus yang membesar memberi tekanan baik pada pembuluh darah panggul, sehingga mengganggu sirkulasi, atau pada saraf sementara saraf ini melewati foramen obturator dalam perjalanan menuju ekstremitas bagian bawah.

Solusi dalam mengatasi kram pada otot kaki yaitu ketika kram terjadi, yang harus dilakukan adalah melemaskan seluruh tubuh terutama bagian kaki, dengan cara menggerak-gerakkan pergelangan tangan dan mengerut bagian kaki yang terasa kaku. Pada saat bangun tidur, jari kaki ditegakkan sejajar dengan tumit untuk mencegah kram mendadak, meningkatkan asupan kalsium, meningkatkan asupan air putih, dan melakukan senam ringan.

Meski sebenarnya kram pada otot kaki adalah hal yang lumrah, namun frekuensi terjadinya yang sering dapat menjadi gejala penyakit yang lebih berbahaya seperti penyakit jantung dan stroke. Pasalnya, kram kaki bisa jadi tanda adanya penyakit arteri perifer yang bisa berisiko pada kesehatan jantung dan otak.

Seseorang yang mengalami penyakit arteri perifer merasa sakit karena adanya simpanan lemak di arteri kaki yang menghambat aliran darah ke otot. Hal ini juga terjadi pada arteri yang mengalir ke jantung dan otak. Masalah ini menyebabkan seseorang penderita penyakit jantung perifer lebih berisiko mengalami serangan jantung atau stroke dibanding orang lain.

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Departemen Gastroenterologi dan Hepatologi Rumah Sakit Umum JA Hiroshima di Hatsukaichi, Jepang, juga menemukan bahwa kram otot relatif lazim pada pasien dengan penyakit liver kronis. Temuan penelitian menunjukkan, bahwa pasien wanita, penderita diabetes, dan mereka yang memiliki penyakit ginjal kronis di atas penyakit liver kronis cenderung mengalami kram otot. 

Karena itu, jika Anda sering mengalami kram kaki, sebaiknya segera periksa dan konsultasikan ke dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

NAUFAL RIDHWAN ALY 

Baca: Kaki Kramn Saat Tidur Tak Cuma Karena Posisi, Cek Sebab Lainnya






Menimbang Keuntungan Latihan Anaerobik untuk Otot

4 hari lalu

Menimbang Keuntungan Latihan Anaerobik untuk Otot

Latihan anaerobik meliputi latihan singkat, cepat, dan intensitas tinggi. Itu berguna supaya tubuh memproduksi banyak energi di otot


Apa Perbedaan Aerobik dan Latihan Anaerobik?

4 hari lalu

Apa Perbedaan Aerobik dan Latihan Anaerobik?

Aerobik berarti pernapasan mengontrol jumlah oksigen yang masuk ke otot untuk membantu pembakaran dan bergerak. Latihan anaerobik?


Cara Gampang Cegah Penyakit Jantung Koroner

5 hari lalu

Cara Gampang Cegah Penyakit Jantung Koroner

Mencukupi asupan serat bia menurunkan kadar kolesterol mencegah penyakit jantung koroner, di antaranya dengan makan tiga butir apel sehari.


5 Golongan Orang Berikut Sebaiknya Tidak Sauna, Sebab...

5 hari lalu

5 Golongan Orang Berikut Sebaiknya Tidak Sauna, Sebab...

Beberapa golongan orang yang harus berpikir dua kali untuk sauna karena risiko kesehatan yang mungkin terjadi.


Olahraga Intensitas Tinggi, Apa Itu Latihan Anaerobik?

6 hari lalu

Olahraga Intensitas Tinggi, Apa Itu Latihan Anaerobik?

Latihan anaerobik intensitas tinggi supaya tubuh memproduksi banyak energi di otot


4 Jenis Teh Tradisional, Teh Hijau Antikanker hingga Teh Oolong Cegah Alzheimer

6 hari lalu

4 Jenis Teh Tradisional, Teh Hijau Antikanker hingga Teh Oolong Cegah Alzheimer

Selain banyak ragamnya, kandungan teh memiliki manfaat kesehatan. Teh hijau punya daya antikanker serta teh oolong mencegah parkinson dan alzheimer.


Lakukan 3 Hal Ini untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 hari lalu

Lakukan 3 Hal Ini untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Penyakit jantung menyerang semua umur, termasuk anak muda. Berikut tips menjaga kesehatan jantung untuk menghindari penyakit jantung.


Demi Kesehatan Janin, Ibu Hamil Wajib Waspada Virus Herpes

6 hari lalu

Demi Kesehatan Janin, Ibu Hamil Wajib Waspada Virus Herpes

Herpes termasuk infeksi menular seksual. Bagi ibu hamil , virus herpes dapat membahayakn janin.


Inilah Tanda-tanda Ibu Hamil Akan Melahirkan

7 hari lalu

Inilah Tanda-tanda Ibu Hamil Akan Melahirkan

Sebelum melahirkan, terdapat sejumlah tanda-tanda yang muncul pada ibu hamil.


3 Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil Bisa Melakukan Persalinan Normal

7 hari lalu

3 Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil Bisa Melakukan Persalinan Normal

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ibu hamil bisa melakukan persalinan normal. Apa saja?