Jangan Sepelekan Terong, Mengurangi Risiko Penyakit Jantung dan Lawan Sel Kanker

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi terong

    Ilustrasi terong

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang mengira kalau terong masuk dalam jenis sayuran, faktanya klasifikasi terong termasuk buah, karena tumbuh dari tanaman berbunga dan mengandung biji. Ada banyak varietas yang bervariasi berdasarkan ukuran dan warna. Umumnya ditemui di Indonesia ada terong kulit ungu dan hijau.

    Dilansir dari laman healthline.com, terong merupakan makanan padat nutrisi, mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat dengan sedikit kalori. Untuk satu cangkir atau setara 82 gram terong mentah mengandung nutrisi kalori gram 2, karbohidrat 5 gram, serat 3 gram, protein 1 gram, mangan 10 persen dari RDI, folat 5 persen dari RDI, kalium 5 persen dari RDI, vitamin K 4 persen dari RDI, dan vitamin C 3 persen dari RDI. Tak hanya itu, terong juga mengandung nutrisi magnesium, niasin dan tembaga.

    Berdasarkan nutrisi tersebut, jika mengonsumsi terong akan bermanfaat bagi kesehatan. Adapun manfaat yang ditawarkan terong adalah tinggi antioksidan, yakni zat yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh zat berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas. Berkat kandungan antioksidan inilah terong dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

    Manfaat lainnya dapat mengontrol kadar gula darah. Dengan menambahkan terong ke dalam menu makanan Anda dapat membantu menjaga gula darah tetap terkendali. Terong juga kaya serat, yang bisa membantu proses sistem pencernaan secara utuh. Selain itu, serat juga dapat menurunkan gula darah dengan memperlambat laju pencernaan dan penyerapan gula dalam tubuh. Sehingga penyerapan yang lebih lambat dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah lonjakan dan kerusakan.

    Terakhir, dengan mengonsumsi terong juga dapat bermanfaat membantu menurunkan berat badan karena terong kaya akan serat dan rendah kalori. Dan yang tak kalah pentingnya, khasiat terong dapat melawan sel kanker. Faktanya beberapa zat pada terong dapat potensi dalam melawan sel kanker. Misalnya, solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs) adalah sejenis senyawa yang ditemukan di beberapa tanaman nightshade, termasuk terong.

    RAUDATUL ADAWIYAH NASUTION

    Baca: Jangan Main-main dengan Terong, Punya 9 Khasiat Kesehatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.