Bahasa Tubuh yang Perlu Diperhatikan kala Jatuh Cinta

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memberikan hati/hadiah pada pria. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita memberikan hati/hadiah pada pria. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kata-kata bukan satu-satunya senjata kala jatuh cinta. Bahasa tubuh cenderung lebih banyak mengungkapkan banyak hal termasuk mengenai perasaan, termasuk dari cara duduk, mendekati seseorang, dan lain-lain.

    Untuk itu, ada baiknya jika Anda dapat memperhatikan bahasa tubuh. Hal ini dapat membuat Anda lebih terbuka atau sebaliknya. Dilansir dari Bolde, berikut 10 bahasa tubuh yang perlu atau tidak dilakukan kala jatuh cinta.

    Jangan membelakanginya
    Pastikan badan menghadap ke dia sebagai tanda Anda tertarik dan menaruh perhatian kepadanya. Anda juga dapat melihatnya tanpa terganggu oleh apapun. Jika duduk bersebelahan, putar tubuh sedikit ke arahnya, bukan lurus ke depan.

    Dekati secara perlahan
    Anda dapat bersandar sedikit saja untuk memberi sinyal mendengarkan dan memperhatikannya. Anda juga dapat memberikan sentuhan ringan atau menyampaikan keinginan untuk lebih dekat. Namun, pastikan tetap saling memberikan ruang nyaman dan tidak terburu-buru. Hormatilah ruang pribadinya.

    Kontak mata
    Fokus padanya dan lakukan kontak mata sepanjang kencan. Kontak mata menunjukkan minat dan ketertarikan terhadap orang lain. Selain itu, ada alasan ilmiah mengapa kontak mata sangat penting. Saling menatap mata melepaskan oksitosin yang membuat orang merasa lebih terhubung, terikat, dan santai.

    Jangan menatapnya secara terus menerus
    Sesekali Anda dapat memalingkan muka dan menciptakan sedikit misteri. Hal ini dapat memberinya kesempatan untuk mengejar dan mencoba mendapatkan pandangan Anda kembali.

    Ikuti gerakannya
    Orang cenderung meniru gerakan orang lain, terutama jika merasa terhubung atau tertarik. Anda dapat menyentuh lengannya jika ia juga melakukan hal tersebut dan meniru gerakan lain. Namun, pastikan tidak berlebihan.

    Jangan silangkan lengan
    Menyilangkan tangan bisa membuat tampak tidak ramah dan mencerminkan tidak ingin terlibat. Badan harus tetap rileks agar tetap memberikan rasa nyaman. Jika menyilangkan lengan, Anda mencerminkan rasa bosan.

    Berikan sentuhan pada wajah dan rambut
    Dengan memperbaiki rambut, menyesuaikan perhiasan, dan menunjukkan rapi secara tidak langsung akan menunjukan Anda tertarik padanya.

    Jangan terus memegang ponsel dan tas
    Memegang ponsel atau tas dapat membuat Anda tampak gugup dan tegang. Anda perlu bergerak bebas dan berbicara dengan tangan sehingga dapat memberikan kesan ekspresif selama percakapan. Hal ini dapat membantu menunjukan ketertarikan.

    Tersenyum
    Anda dapat tersenyum dan menunjukkan ekspresi santai. Hal ini untuk menunjukkan minat dan memberikan kesan positif dan santai. Walaupun tersenyum di saat gugup, ini lebih baik dibandingkan memberikan ekspresi dingin atau cemberut.

    Jangan memaksa atau memalsukan gerak tubuh
    Jika memaksa tersenyum, hal tersebut akan memberikan kesan aneh. Dalam hal bahasa tubuh dan ekspresi wajah, keaslian selalu yang terbaik. Perhatikan postur, gerakan, dan cobalah tersenyum. Anda dapat menikmati momen bersamanya dan chemistry secara tidak langsung akan muncul secara alami.

    Baca juga: Ciri-ciri Berbohong, Perhatikan Bahasa Tubuh Bukan Kata-katanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.