Alasan Mengapa Tentara Harus Berambut Cepak

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada anggota TNI di Makodim Indramayu, Jawa Barat, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/Dedhez Anggara

    Petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada anggota TNI di Makodim Indramayu, Jawa Barat, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehidupan tentara sarat akan kedisiplinan. Mereka diharuskan untuk menaati sejumlah ketentuan, termasuk menjaga rambut mereka agar tetap pendek atau cepak.

    Melansir Catch News, terdapat beberapa alasan mengapa tentara harus memiliki model rambut cepak. Alasan pertama yakni karena rambut cepak lebih mudah dirawat ketika perang.

    Rambut pendek dapat kering dalam waktu yang singkat sehingga tentara memiliki waktu lebih untuk bersiap-siap. Selain itu, ketika harus masuk ke sungai atau melakukan operasi di musim hujan, para tentara harus menjaga diri mereka sendiri tanpa perlu memperhatikan rambutnya.

    Alasan lain tentara harus berambut cepak yakni agar mereka dapat memakai helm dengan benar. Jika tentara memiliki rambut yang panjang, helm mereka kemungkinan bisa longgar dan mudah lepas. Padahal, helm sangat penting untuk keselamatan.

    Ramput cepak mendatangkan keuntungan yang lebih banyak bagi tentara. Rambut cepak dapat membantu menjaga keseimbangan udara dan membuat kepala tetap dingin sehingga para tentara bisa mengambil keputusan yang tepat bahkan dalam kondisi yang sulit.

    Dari segi gaya, rambut cepak pun tidak kalah keren dari rambut panjang. Bukan hanya tentara, banyak orang sengaja memotong rambut mereka hingga cepak agar terlihat pintar dan tegas.

    SITI NUR RAHMAWATI

    Baca juga:

    Luncurkan Buku Tentara Kok Mikir, Agus Widjojo: Pengalaman Pribadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.