Etika Keluar dari Grup WhatsApp agar tidak Menyinggung Orang Lain

Ilustrasi WhatsApp. shutterstock.com

TEMPO.CO, JakartaWhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan populer yang menawarkan banyak fitur. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang yang menggunakan WhatsApp dalam berkomunikasi.

Salah satu fitur yang banyak digunakan di WhatsApp adalah fitur grup. Fitur ini membuat orang-orang bisa berbagai pesan, dokumen, gambar, maupun video dengan banyak orang. Selain itu, grup WhatsApp juga bisa digunakan untuk melakukan koordinasi secara online.

Namun, seringkali grup WhatsApp menjadi meresahkan karena topik pembicaraannya tidak lagi relevan, “beracun”, tak bermutu, hingga menganggu aktivitas sehari-hari.

Jika tergabung dalam grup WhatsApp seperti itu, pasti ada perasaan ingin keluar. Namun tak jarang ada orang yang menahan diri berada di grup tersebut meski tidak nyaman karena anggotanya adalah keluarga dekat, teman, dan lainnya. Jika tiba-tiba keluar grup ia khawatir akan menyinggung kerabat yang mengundangnya masuk.

Berikut etika jika ingin keluar dari grup WhatsApp agar tidak menyinggung orang lain

  1. Berbicara jujur

Bagi yang sudah tidak tahan lagi berada di dalam satu grup WhatsApp, cobalah mengkomunikasikannya kepada anggota grup bahwa ingin keluar. Katakan yang sejujurnya jika grup tersebut menganggu dan terkadang membuat kinerja ponsel melambat.

  1. Menolak secara halus

Jika dimasukan kembali ke dalam grup tersebut, cobalah menolaknya secara halus dengan melakukan percakapan pribadi kepada orang yang mengundang. Sampaikan kembali alasan mengapa kita memutuskan keluar dari grup tersebut.

  1. Tetap jalin komunikasi

Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman pada orang lain terkait keputusan kita keluar dari satu grup WhatsApp, cobalah untuk tetap menyapa anggota grup secara personal untuk menunjukkan hubungan kita baik-baik saja.

Jika masih sungkan untuk keluar dari grup, cara lainnya adalah tetap berada di dalam namun membisukan pemberitahuan. Dengan begitu, anda tidak akan terganggu dengan notifikasi dari grup WhatsApp yang dianggap tidak penting namun tetap bisa memantau isi pembicaraan dalam grup tersebut.

EIBEN HEIZIER

Baca juga:

Studi terhadap Pengguna Medsos: Hanya di Twitter Teori Konspirasi Teredam






Ini Perbedaan Grup dan Komunitas Whatsapp

1 hari lalu

Ini Perbedaan Grup dan Komunitas Whatsapp

WhatsApp memperkenalkan fitur baru berupa komunitas yang dapat meningkatkan komunikasi dengan lebih banyak orang. Lalu, apa perbedaaan kedua fitur tersebut?


Google Rayakan Usia 30 Tahun SMS dengan Sindir Apple

2 hari lalu

Google Rayakan Usia 30 Tahun SMS dengan Sindir Apple

Short Messaging Service, populer dikenal sebagai SMS, genap berusia 30 tahun pada Sabtu 3 Desember 2022


Keluarga dan Konseling Psikolog, Apa Manfaatnya?

2 hari lalu

Keluarga dan Konseling Psikolog, Apa Manfaatnya?

Psikolog ini berfokus antara lain asesmen keluarga, terapi pasangan, konsultasi, pendidikan dan pelatihan, advokasi kebijakan


Pengertian dan Fungsi Keluarga

2 hari lalu

Pengertian dan Fungsi Keluarga

Keluarga berarti kelompok orang yang disatukan oleh ikatan perkawinan, darah, atau adopsi


Video Call WhatsApp, Begini Cara Pakai Fitur Panggilan Rombongan 32 Orang

3 hari lalu

Video Call WhatsApp, Begini Cara Pakai Fitur Panggilan Rombongan 32 Orang

Fitur video call WhatsApp 32 anggota akan bekerja dengan cara yang sama seperti fitur panggilan suara 32 anggota.


Mengenal Fitur Baru WhatsApp: Video Call Rame-rame dan Daya Tampung Grup WhatsApp Ditambah

3 hari lalu

Mengenal Fitur Baru WhatsApp: Video Call Rame-rame dan Daya Tampung Grup WhatsApp Ditambah

Sebelum pembaruan, aplikasi WhatsApp, besutan Meta ini, hanya mengizinkan 8 anggota dalam sebuah panggilan video atau video call.


WhatsApp Luncurkan Fitur Message Yourself, Ini Fungsinya

6 hari lalu

WhatsApp Luncurkan Fitur Message Yourself, Ini Fungsinya

WhatsApp baru mulai menguji fitur ini secara publik pada bulan Oktober, dan akan tersedia dalam beberapa minggu mendatang.


Calvin Kizana Pimpin WhatsApp Indonesia

8 hari lalu

Calvin Kizana Pimpin WhatsApp Indonesia

Penunjukan ini memperkuat pentingnya Indonesia bagi WhatsApp.


4 Juta Data WhatsApp Pengguna Indonesia Dijual, Pengamat: Valid

9 hari lalu

4 Juta Data WhatsApp Pengguna Indonesia Dijual, Pengamat: Valid

Akun AllDataSource melakukan penawaran penjualan data yang diklaim berisi 487 juta nomor ponsel pengguna WhatsApp.


Gangguan Mental di Kalangan Remaja Meningkat, Ini Dampaknya pada Keluarga

9 hari lalu

Gangguan Mental di Kalangan Remaja Meningkat, Ini Dampaknya pada Keluarga

Gangguan mental atau mental emotional disorder di kalangan remaja di Indonesia terus meningkat. Hal ini menjadi tantangan bagi keluarga.