Pengguna Tinder Bisa Memanfaatkan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Aplikasi kencan Tinder ditampilkan di ponsel dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 1 September 2020. [REUTERS / Akhtar Soomro / Ilustrasi]

    Aplikasi kencan Tinder ditampilkan di ponsel dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 1 September 2020. [REUTERS / Akhtar Soomro / Ilustrasi]

    TEMPO.CO, Jakarta - Cintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Ini pakem awal dalam menjalin hubungan, termasuk sebelum kamu mencari pasangan lewat aplikasi Tinder. Apakah kamu sudah memahami konsep self love atau mencintai diri sendiri?

    Menurut data Tinder, lebih dari separuh anggotanya adalah generasi Z atau Gen Z yang berusia 18-25 tahun. Salah satu imbas pandemi Covid-19 bagi mereka adalah dampak emosional yang tercermin dengan menjadi lebih terbuka di Tinder.

    Kondisi ini membuat anggota Tinder menjadi lebih jujur dan terbuka. Hal itu tampak dari peningkatan penggunaan kata "cintai diri sendiri" atau "self love" sebanyak 550 persen di bio Tinder di Indonesia. Ada pula yang membuat kalimat pembuka di profil dengan tulisan "perjalanan untuk mencintai diri sendiri" dan "jika kamu tidak bisa mencintai diri sendiri, bagaimana kamu akan mencintai orang lain".

    General Manager Tinder and Match Group Asia Tenggara, Gaurav Girotra mengatakan, saat pengguna Tinder menyesuaikan diri dengan kondisi new normal, semua mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental. "Pengguna tinder menjadi lebih terbuka di bio mereka dan menyatakan mencintai diri sendiri adalah langkah pertama yang penting dalam membuat koneksi baru," kata Gaurav dalam keterangan tertulis.

    Itu sebabnya, menurut dia, Tinder menggandeng Intellect, sebuah aplikasi kesehatan mental yang memudahkan pengguna Tinder di Asia Tenggara untuk mengetahui kondisi mereka. Gaurav melanjutkan, kolaborasi ini mencakup akses ke rangkaian sesi terapi yang diperlukan.

    Gaurav melanjutkan, Tinder berharap dapat mendorong penggunanya untuk menunjukkan rasa sayang kepada diri sendiri atau self love dan menjaga kesejahteraan mental. "Mulai hari ini sampai 15 November 2021, anggota lama dan anggota baru Tinder dapat mendaftarkan diri untuk mendapat akses gratis ke aplikasi Intellect selama enam bulan," ujarnya.

    CEO dan Co-founder Intellect, Theodoric Chew mengatakan, terdapat kebutuhan akan dukungan kesehatan mental yang tinggi selama pandemi Covid-19. "Kami berharap dapat memberikan dukungan secara komprehensif kepada kesejahteraan mental para pengguna Tinder Gen Z di seluruh Asia Tenggara," ujarnya.

    Baca juga:
    Tips Aman Berkencan Melalui Tinder

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.