Memahami Infeksi Liver dan Paru yang Dialami Ameer Azzikra

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Istri Ameer, Nadzira Shafira melalui Instagram Storynya mengabarkan saat suaminya masuk ke ruang Intensive Care Unit karena mengalami koma. Instagram

    Istri Ameer, Nadzira Shafira melalui Instagram Storynya mengabarkan saat suaminya masuk ke ruang Intensive Care Unit karena mengalami koma. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Putra mendiang Ustaz Arifin Ilham, Ameer Azzikra, wafat pada Senin, 29 November 2021. Ia sempat mendapatkan perawatan di RS EMC Sentul akibat komplikasi infeksi liver dan paru.

    Penyakit liver adalah istilah umum yang mengacu pada kondisi apapun yang mempengaruhi liver. Melansir Healthline, Senin, gejalanya bervariasi, tergantung pada penyebab yang mendasari. Gejala klasik termasuk mual, muntah, nyeri perut kuadran kanan atas, dan penyakit kuning.

    Beberapa orang mungkin memiliki penyakit liver dan tidak memiliki gejala sama sekali. Namun, Hepatitis NSW mengatakan beberapa gejala umum dapat mengindikasikan beberapa jenis kerusakan liver yang parah.

    Infeksi paru-paru adalah peradangan yang mempengaruhi saluran hingga kantong udara paru-paru. Gejalanya bervariasi, dari ringan hingga berat, tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia dan kesehatan secara keseluruhan serta apakah infeksi tersebut disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Gejalanya mungkin mirip dengan pilek atau flu tetapi cenderung bertahan lebih lama.

    Gejala paling umum yang sering dijumpai termasuk batuk dengan lendir kental, sakit dada yang menusuk, demam, pegal-pegal, pilek, sesak napas, kelelahan, mengi, dan kebiruan pada kulit atau bibir.

    Apa yang menyebabkan kedua infeksi ini? Banyak kondisi yang dapat mempengaruhi liver dan paru-paru. Pada infeksi liver, kondisi-kondisi ini dapat mempengaruhi liver, macam hepatitis, penyakit hati berlemak, kondisi autoimun, kondisi genetik, penyakit hati akibat obat-obatan, kanker, sirosis, dan gagal hati. Sementara, infeksi paru-paru dapat disebabkan oleh virus, bakteri, dan kadang disebabkan oleh jamur.

    Pneumonia adalah salah satu jenis infeksi paru-paru yang paling umum. Pneumonia, yang mempengaruhi kantung udara kecil di paru-paru, paling sering disebabkan oleh bakteri menular, juga bisa disebabkan oleh virus. Tidak hanya itu, penyakit kronis, kebiasaan merokok, dan sistem imun yang melemah dapat menyebabkan penyakit ini.

    Bagaimana mencegah infeksi liver dan paru-paru? Fokus pada diet bergizi, latihan fisik, dan pilihan gaya hidup yang sehat seperti membatasi minuman beralkohol dapat membantu mencegah infeksi liver. Kemudian, untuk membantu mencegah infeksi paru-paru, mengutip Mayo Clinic, perlu mendapatkan vaksin pneumonia dan flu. Selain itu, mempraktikkan gaya hidup yang bersih dan sehat, tidak merokok, serta menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat adalah cara lain untuk mencegah infeksi ini.

    Baca juga: Waspada Penyakit Liver, Berikut ini Ciri dan Faktor Risikonya


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.