5 Bahan Makanan Bernutrisi untuk Kesehatan Gigi

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi gigi (pixabay.com)

    Ilustrasi gigi (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Di samping sebagai penunjang penampilan, gigi dan mulut ternyata sebagai pintu gerbang kesehatan tubuh. Kondisi gigi yang tidak sehat menimbulkan rasa tidak percaya diri serta rasa sakit pada saat digunakan untuk mengunyah. Lebih parah mempengaruhi pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Sehingga penting untuk menjaga kesehatan gigi, terutama sejak masa pertumbuhan anak.

    Kerusakan gigi dan mulut, misalnya penyakit karies, bukanlah penyakit menular dan semua orang berpotensi terjangkit penyakit ini. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO), 90 persen anak-anak berusia enam tahun memiliki penyakit karies gigi. Di negara-negara Eropa, hampir 100 persen orang dewasa pernah mengalami penyakit ini.

    Melansir dari healthinfo.healthengine.com, penyebab utama kerusakan gigi adalah karena mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Salah satu jenis makanan yang dimaksud, yakni jenis makanan yang mengandung kaya gula, baik dalam bentuk permen atau jenis makanan lain dengan frekuensi gula yang berlebih. Jika gigi sudah tidak sehat, harus dilakukan tambal gigi karena gigi bukanlah jaringan hidup yang dapat melakukan regenerasi.

    Lalu, jenis-jenis makanan yang seperti apa yang menyehatkan gigi? Sebelum mengetahui hal itu, sebaiknya juga perlu mengetahui nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan gigi dan mulut. Zat-zat tersebut, seperti dilansir dari tanyapepsodent.com, di antaranya makanan yang memiliki nutrisi zat kalsium, fosfor, fluoride, vitamin A, vitamin D, dan vitamin C.

    Dilansir dari laman dinkes.slemankab.go.id, berikut adalah tujuh bahan makanan yang mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan gigi: 

    1. Susu

    Susu dikenal banyak mengandung kalsium yang berfungsi menguatkan gigi. Di samping itu, juga mengandung kasein yang mampu menghambat karies gigi. Walaupun anak Indonesia suka sekali dengan susu, tetapi mereka banyak yang menderita karies gigi. Hal ini disebabkan oleh perilaku yang salah ketika pemberian susu. Misalnya, pemberian susu lewat dot dan pemberian susu pada saat menjelang tidur. Dan juga kebiasaan menambahkan gula pada susu.

    2. Ikan Teri

    Lauk yang kecil ini ternyata manfaatnya tidak sekecil ukurannya. Ikan teri, dalam beberapa penelitian para ahli kesehatan, banyak mengandung nutrisi kalsium dan fluor. Kalsium yang tinggi sangat baik untuk mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis). Sedangkan flour dapat mencegah penyakit karies gigi.

    3. Cokelat

    Seringkali orang tua melarang anaknya makan coklat. Mereka menganggap coklat adalah makanan yang tidak sehat karena dapat menyebabkan kerusakan gigi. Ternyata mitos itu tidaklah benar. Biji kokoa sebagai bahan pembuat coklat mengandung anti-bakteri yang dapat menghambat perlekatan bakteri di permukaan gigi.

    Hal ini dibuktikan oleh peneliti dari University of Tulane, Arman Sadeghpour. Dia mengungkapkan bahwa ekstrak kokoa dapat lebih efektif daripada fluor dalam menyembuhkan lubang gigi. Sedangkan yang harus dijaga dalam mengkonsumsi makanan coklat adalah gula yang terkandung di dalamnya. Bila ingin menikmati lezatnya coklat sekaligus merasakan manfaatnya, konsumsi coklat dengan tidak berlebihan dan jangan lupa sikat gigi setelahnya.

    4. Keju

    Keju merupakan salah satu sumber kalsium. Ia berperan penting dalam melindungi gigi dari bahaya penyakit karies gigi. Keju juga terbukti memperkuat gigi dengan cara mencegah adanya demineralisasi gigi, mempercepat aliran air liur, dan meningkatkan PH Saliva.

    5. Buah-buahan

    Selain bermanfaat bagi pencernaan, buah-buahan seperti jeruk, nanas, raspberry, kiwi, dan melon memiliki kandungan vitamin C yang tinggi yang baik untuk menjaga kesehatan gigi. Apel, terutama, dikenal sebagai buah yang dapat mengurangi plak pada gigi. Selain itu, apel merupakan salah satu makanan terbaik untuk menguatkan gigi.

    HARIS SETYAWAN

    Baca juga: Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Cara Simpel Berikut


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.