Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kisah Sukses Sutradara Ron Howard dan Peran Sang Ayah

image-gnews
Iklan

INFO GAYA – “Saya sangat beruntung dan bersyukur memiliki mereka. Dari merekalah saya belajar dan mendalami apa itu karakter,” ujar Ron Howard, membuka obrolan seru di acara Mola Living Live, 2 Maret 2022. Ron Howard, sang aktor, sutradara, penulis naskah berusia 68 tahun asal Amerika ini memang dilahirkan di keluarga seniman film. Ayahnya adalah aktor sekaligus sutradara Rance Howard dan sang ibu aktris Jane Speegle Howard. Ron menuturkan cerita demi cerita pengalaman awalnya  berkecimpung di dunia film dengan penuh semangat dan mengalir. 

Ron Howard menjadi bintang tamu Mola Living Live yang disiarkan langsung pada Kamis malam, pukul 21.00 WIB. Salah satu tayangan menarik yang menampilkan kisah inspiratif tokoh-tokoh terkenal ini berlangsung satu jam, dan para bintang yang pernah tampil di antaranya Mike Tyson, Sharon Stone, Richard Gere. Marissa Anita dan Dino Patti Djalal, yang memandu acara kali ini, menggali kisah Ron dengan obrolan santai yang asyik. 

Prestasi Ron yang patut dicatat adalah penghargaan bergengsi Academy Award. Ron mendapat dua penghargaan, yakni sutradara terbaik dan cerita terbaik untuk film A Beatiful Mind (2001). Sederet  karyanya hadir dengan genre berbeda, seperti drama komedi The Paper (1994), drama Apollo 13 (1995), drama misteri The Da Vinci Code (2006), petualangan sejarah In The Heart of The Sea (2015), film fantasi anak-anak How The Grinch Stole Christmas (2000), film dokumenter The Beatles: Eight Days a Week (2016), Pavarotti (2019), dan banyak lagi. 

Pria kelahiran 1 Maret 1954 di Duncan, Oklahoma, ini mulai dikenal ketika di masa remajanya memerankan Richie Cunningham dalam film serial televisi Happy Days. Kemudian, Ron tampil dalam film remaja American Graffiti sebagai George Lucas, dan akhirnya mantap berkarier sebagai sutradara film.

Sebagaimana pengakuannya di awal acara Mola Living Live, bahwa Ron bersyukur terlahir di keluarga pemain film, ada kisah lucu sekaligus haru yang menjadi pengalaman tak terlupakan hingga dirinya menjadi sutradara seperti sekarang ini. “Saya memulai karier sebagai sutradara di usia sangat muda, 23 tahun. Dan di usia 25 tahun saya menyutradarai serial televisi dengan aktris terkenal Bette Davis,” kata Ron. Film serial televisi pertamanya ini berjudul Skyward

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Skyward akhirnya memang menjadi pengalaman luar biasa baginya. Meski Ron, sempat mengalami situasi tak mengenakkan. Mengarahkan aktris sekelas Bette Davis tentu bukan perkara mudah. Bette terkesan tak yakin dengan kemampuan Ron. “Bahkan, dalam percakapan telepon, Bette Davis terus memanggil Mister Ron. Meski saya katakan panggil saya Ron,” ujarnya geli. Itu terjadi, karena Bette tak yakin usia Ron yang demikian muda akan menjadi sutradaranya. Hal itu terjadi bahkan sampai di jadwal syuting hari pertama, “Apa yang bisa dilakukan anak ini (Ron) kepada saya,” begitu ucap Davis yang membuat semua kru tertawa. Tapi Ron tak patah semangat. “Menjadi sutradara adalah impianmu, lakukan saja,” itulah kata-kata sang ayah yang selalu diingatnya. 

Sang ayah pun berpesan, “Lakukan semua itu dengan percaya diri, profesional, apa yang menurut kamu benar, jangan merasa terintimidasi oleh orang lain hanya karena kamu masih muda.” Kata-kata ini amat memotivasi Ron dan membuatnya melangkah kian mantap sebagai seorang sutradara.   

Ron sadar, bahwa menjadi sutradara adalah kemampuan untuk menciptakan sebuah lingkungan. “Karena menjadi pemimpin di sebuah perusahaan dan di sebuah produksi film sebagai seorang sutradara tentu berbeda. Sutradara itu seperti kapten kapal dalam sebuah ekspedisi. Gaya memimpinnya beda, karena mengarahkan sebuah tim dengan tingkat stres yang tinggi, usaha yang besar, dan sebagainya,” ucap Ron menjelaskan. “Namun, lingkungan kerja seperti ini, kolaborasi yang demikian yang membuat saya bahagia,” ujarnya seperti hendak meyakinkan bahwa sutradara adalah impian dan pilihan hidupnya. 

Ron akhirnya membuktikan semuanya. Cemooh yang diterimanya di awal menjadi sutradara, hanya karena usia yang sangat muda, bukan penghalang. Aktris penerima Oscar Bette Davis yang semula meragukannya, akhirnya mengakui kemampuan Ron bahkan memujinya. “Dan akhirnya dia memanggil saya dengan Ron saja,” ujar sang sutradara tergelak. Tentu masih banyak sisi-sisi menarik Ron Howard lainnya. Biar tak penasaran, silakan tonton selengkapnya di Mola Living Live. (*) 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bamsoet Ajak Para Kader Partai Golkar Wujudkan Pemilu Damai

9 jam lalu

Bamsoet Ajak Para Kader Partai Golkar Wujudkan Pemilu Damai

Bambang Soesatyo menuturkan pentingnya mewujudkan Pemilu Damai.


Bamsoet Ajak Masyarakat Atasi Berbagai Tantangan Kebangsaan

9 jam lalu

Bamsoet Ajak Masyarakat Atasi Berbagai Tantangan Kebangsaan

Bambang Soesatyo menuturkan di tengah modernitas zaman yang ditandai oleh lompatan kemajuan teknologi dan derasnya arus peradaban.


Bamsoet Dorong Optimalisasi Dana Desa Guna Pertumbuhan Ekonomi

9 jam lalu

Bamsoet Dorong Optimalisasi Dana Desa Guna Pertumbuhan Ekonomi

Bambang Soesatyo mendukung usulan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang disuarakan oleh para kepala desa se-Indonesia.


Dirut BRI, Sunarso Dinobatkan sebagai CEO of The Year 2023

9 jam lalu

Dirut BRI, Sunarso Dinobatkan sebagai CEO of The Year 2023

BRI menjadi fondasi kesuksesan perseroan dalam menjaga kinerja positif yang sustain.


Dirut BULOG Berikan Kuliah Umum di Universitas Airlangga

9 jam lalu

Dirut BULOG Berikan Kuliah Umum di Universitas Airlangga

Direktur Utama Perum BULOG, Bayu Krisnamurthi memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa di Aula Garuda Mukti Kampus C Universitas Airlangga Surabaya.


Capaian Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa 2023

10 jam lalu

Capaian Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa 2023

Tiga program prioritas Badan Bahasa, yaitu Pelindungan Bahasa dan Sastra, Literasi Kebahasaan dan Kesastraan, serta Internasionalisasi Bahasa Indonesia diampu oleh empat satuan kerja pusat.


Ekon Goes to Campus : Menjaga Ketahanan Perekonomian Nasional

10 jam lalu

Ekon Goes to Campus : Menjaga Ketahanan Perekonomian Nasional

Pemerintah terus mengakselerasi kemajuan pembangunan infrastruktur digital nasional.


Dukung COP28, BNI Perkuat Strategi Green Banking

10 jam lalu

Dukung COP28, BNI Perkuat Strategi Green Banking

Bank BNI menjadi salah satu pionir perbankan nasional yang berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi hijau.


Pelindo Kembali Sukses Sandarkan Cruise di Pelabuhan Benoa

10 jam lalu

Pelindo Kembali Sukses Sandarkan Cruise di Pelabuhan Benoa

Pelindo Regional 3 kembali menyandarkan Cruise Celebrity Edge dengan panjang 306 meter di Pelabuhan Benoa.


Upaya Pelindo Merger Agar Perusahaan Pelayaran Lebih Efisien

10 jam lalu

Upaya Pelindo Merger Agar Perusahaan Pelayaran Lebih Efisien

Transformasi di Pelabuhan Sorong telah membuat perusahaan pelayaran lebih efisien.