Pengguna Rokok Elektrik Naik 10 Kali Lipat, Ketahui 4 Bahaya Vape

Reporter

Bahaya Rokok Elektrik

Efek Samping Rokok Elektrik atau Vape

Melansir dari Web MD, beberapa efek samping rokok elektrik atau Vape yaitu:

1. Kanker paru-paru dan masalah lainnya

Karena menghirup nikotin atau tetrahydrocannabinol (THC) melalui rokok elektrik, risiko utama menggunakan rokok elektrik adalah berkaitan dengan paru-paru. Minyak atau liquid vape terdiri dari sejumlah bahan kimia dan logam yang mungkin berbahaya bagi paru-paru, termasuk: nikel, timah, timbal, perasa seperti diacetyl, dan partikel ultra-halus lainnya.

Pengguna mungkin mengalami kesulitan bernapas, batuk berlebihan, nyeri dada, mual, kelelahan, muntah, dan bahkan demam akibat penggunaan rokok elektrik yang berlebihan. Dalam kasus atau proses yang lebih parah, pengguna bahkan mungkin perlu dirawat di rumah sakit.

Spesialis penyakit dalam dan pengobatan remaja di CareMount Medical Nadine Cohen mengatakan beberapa zat yang ditemukan dalam rokok elektrik juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker bila digunakan dalam jangka panjang. “Dalam jangka pendek, nikotin dapat menyebabkan masalah tidur dan kegelisahan, serta gejala lain seperti mual, muntah, dan sariawan di mulut dan lidah,” katanya.

2. Merusak otak

Terlepas dari apakah itu dari rokok tradisional atau rokok elektrik, nikotin adalah zat berbahaya, terutama bagi remaja. Nikotin dapat berbahaya bagi bagian otak yang mengontrol suasana hati, pembelajaran, perhatian, dan kontrol impuls. Nikotin secara negatif mempengaruhi bagaimana sinapsis, koneksi antara sel-sel otak, terbentuk. Banyak perangkat Vape juga menghasilkan uap yang mengandung timbal, yang dapat menyebabkan kerusakan otak.

Menurut ahli bedah saraf bersertifikat Marc Arginteanu, rokok elektrik dapat menyebabkan sel punca cedera. Sehingga mengurangi kemampuan otak untuk memperbaiki kerusakan selama sisa hidup seseorang. Selain itu, vaping menyebabkan percepatan proses penuaan dan membuat otak lebih rentan terhadap penyakit neurodegeneratif, kata dia.

3. Penyakit mulut dan gusi

Mulut dapat menjadi indikator utama kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tetapi kandungan nikotin pada rokok elektrik justru menghancurkan bakteri dan jaringan sehat di rongga mulut. Ini lantaran nikotin dapat mengurangi aliran darah dan nutrisi ke gusi, yang membutuhkan nutrisi tersebut untuk tetap sehat. “Jaringan gusi sehat yang rusak dapat menyebabkan berbagai masalah mulut,” kata kata Dr. Bill Busch, dari DMD, MAGD.

4. Masalah jantung

Rokok elektrik yang mengandung nikotin juga dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Nikotin meningkatkan tekanan darah dan memacu adrenalin, menghasilkan peningkatan detak jantung dan risiko serangan jantung yang lebih besar. Potensi penyakit arteri koroner dan masalah sirkulasi darah juga meningkat. Pengguna rokok elektrik 56 persen lebih mungkin mengalami serangan jantung daripada bukan pengguna, menurut penelitian.

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Baca: Rokok Elektrik dan Rokok Konvensional Sama Saja Bahayanya, Jadi Setop Merokok

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks meski Tak Ada Keluhan

6 jam lalu

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks meski Tak Ada Keluhan

Kemenkes mengingatkan jangan enggan memeriksakan atau melakukan deteksi dini kanker serviks demi menekan angka kematian akibat penyakit itu.


Cegah Penyakit Tidak Menular dengan Cara CERDIK

7 jam lalu

Cegah Penyakit Tidak Menular dengan Cara CERDIK

Dokter mengingatkan pentingnya pola hidup CERDIK untuk menekan prevalensi penyakit tidak menular. Apa itu?


Bamsoet Dukung Kemenkes Bangun Sistem Penerbitan SIP Dokter

7 jam lalu

Bamsoet Dukung Kemenkes Bangun Sistem Penerbitan SIP Dokter

Proses pemberian Surat Izin Praktik dokter saat ini kerap dimanfaatkan sejumlah oknum.


Menilik Perbedaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung

1 hari lalu

Menilik Perbedaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung

Serangan jantung kondisi ketika tiba-tiba ada pengurangan aliran darah atau penyumbatan


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

2 hari lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Ternyata Ini 10 Manfaat Kodok Bagi Kesehatan Tubuh

2 hari lalu

Ternyata Ini 10 Manfaat Kodok Bagi Kesehatan Tubuh

Kodok diketahui memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.


Rumah Kebakaran, Kakak Beradik Disabilitas di Bogor Tewas

5 hari lalu

Rumah Kebakaran, Kakak Beradik Disabilitas di Bogor Tewas

Dua kakak beradik tewas terperangkap dalam rumah kebakaran di Pabuaran, Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi.


Social Smoker Merokok Hanya Saat Nongkrong, Benarkah Awal Mula Menuju Kecanduan ?

5 hari lalu

Social Smoker Merokok Hanya Saat Nongkrong, Benarkah Awal Mula Menuju Kecanduan ?

Social smoker ialah orang yang merokok hanya saat berkumpul. Misalnya di pub, bar, klub malam, atau acara musik dibandingkan saat sendirian.


Mengenal Radikal Bebas, Molekul Berbahaya Sumber Penyakit

6 hari lalu

Mengenal Radikal Bebas, Molekul Berbahaya Sumber Penyakit

Radikal bebas berperan menyebabkan berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, kanker, proses penuaan, dan lainnya.


10 Kanker Paling Mematikan Versi WHO, Tidak Disebut Kanker Payudara

6 hari lalu

10 Kanker Paling Mematikan Versi WHO, Tidak Disebut Kanker Payudara

Kanker merupakan salah satu penyakit yang berbahaya bagi manusia. Berikut 10 kanker paling mematikan versi WHO, tidak terdapat kanker payudara.