Cerita Kiprah Perempuan Pantura dari Balik Lensa

Salah satu pengunjung sedang menikmati pameran foto "Kiprah Perempuan Pesisir" yang diadakan di Spasi Creative Space, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 11 Juni 2022. TEMPO/Inge Klara Safitri.

TEMPO.CO, Jakarta - Lima tokoh perempuan dipilih menjadi pemeran utama pameran foto dengan tajuk "Kiprah Perempuan Pesisir". Mereka memiliki latar belakang, usia, dan kondisi kehidupan yang berbeda.

Jaonah, pengrajin batik yang tetap ingin turut melestarikan batik Tegal meski usianya sudah 92 tahun. Selain batik, Tegal juga pernah dikenal dengan kipas kain yang khas. Orang-orang tegal mengenalnya dengan kipas "orang meriang", sebab kipas-kipas ini kerap dijual di sekitar rumah sakit.

Meski tak lagi sepopuler dulu, Syariah, 86 tahun, tetap memproduksinya. Alasannya persis dengan Jaonah, ia tak ingin kipas kain khas tegal ini punah.

Sukma Dewi, penghayat kepercayaan yang tetap bertahan meski hidupnya tak mudah di tengah isu intoleransi.

Suwitri, 74 tahun, penari Topeng Endel. Di kondisi tubuhnya yang tak lagi sekuat dulu, alunan musik pengiring tari Topeng Endel justru selalu berhasil membuatnya merasa segar kembali. Ia akan langsung berlenggak lenggok, seakan lupa dengan sakit atau dukanya.

Terakhir, ada Riani. Perempuan yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung ini mengabdikan dirinya mendampingi anak-anak belajar membaca, berhitung, dan menulis. Meski tak berpunya, ia tak miskin empati. Ia berhasil membuka rumah baca yang diberi nama "Hati nurani".

Buku-buku yang ada di rumah bacanya tak banyak, namun cukup untuk memberi literasi dasar anak-anak di sana. "Buku-buku di rumah baca saya dapatkan dari sumbangan, atau kalau nemu di tempat pembuangan sampah saat memulung," ujar riani.

Jaonah, satu dari lima tokoh perempuan Pantura yang diangkat dalam pameran foto bertajuk "Kiprah Perempuan Pesisir" di Spasi Creative Space, Kota Tegal, Jawa Tengah. TEMPO/Inge Klara Safitri.

Foto-foto dan cerita kelimanya dipamerkan di Spasi Creative Space, Kota Tegal, Jawa tengah sejak 4 Juni lalu. Pameran ini akan berakhir pada 18 Juni 2022.

Ketua Panitia Pameran, Siwi Rimayani Oktora mengatakan, pameran ini dibuat sebagai bentuk apresiasi untuk kelima tokoh yang mungkin tak lagi dikenal oleh generasi sekarang. Selain itu, Spasi juga mengapresiasi upaya Kristi Dwi Utami sebagai fotografer yang ingin berbagi cerita lewat gambar yang dia abadikan.

"Pameran ini bukan hanya sekedar show off karya tapi kami ingin yang datang bisa ikut merasakan apa yang diceritakan lima tokoh yang dicapture mba Kristi," ujar Siwi.

Senada, Kristi, sang fotografer juga mengaku tujuan utama dari pameran ini adalah ia ingin berbagi kisah yang ia tangkap dari lima tokoh perempuan ini. Meski mengangkat ketokohan perempuan bukan hal yang baru, tapi stigma perempuan selalu jadi pilihan kedua cukup mengusiknya.

Awalnya ia hanya berencana mempublikasi cerita kelimanya di media tempat ia bekerja, yakni Koran Kompas. "Lalu teman-teman dari Spasi Creative Space menawarkan kesempatan ini. Di samping perempuan support perempuan tapi ternyata semuanya support. Aku merasa terfasilitasi," katanya.






Formula 1 Siapkan Laga Pembalap Wanita F1 Academy

9 hari lalu

Formula 1 Siapkan Laga Pembalap Wanita F1 Academy

Grid Formula 1 atau F1 Academy terdiri 15 mobil sehingga setiap tim menurunkan tiga pembalap wanita berusia minimal 16 tahun.


Meghan Markle Cerita Nasihat yang Diterima Sebelum Menikah dengan Pangeran Harry

12 hari lalu

Meghan Markle Cerita Nasihat yang Diterima Sebelum Menikah dengan Pangeran Harry

Meghan Markle mendapat pesan khusus dari wanita yang identitasnya dirahasiakan, sebelum pernikahannya dengan Pangeran Harry


4 Perempuan Peneliti Raih L'Oreal-UNESCO FOR WOMEN IN SCIENCE 2022

15 hari lalu

4 Perempuan Peneliti Raih L'Oreal-UNESCO FOR WOMEN IN SCIENCE 2022

L'Oreal-UNESCO For Women in Science yang bertekad untuk mendorong dan membantu lebih banyak perempuan peneliti


Kekerasan Seksual di Transportasi Publik, Jakarta Canangkan LRT Ramah Perempuan dan Anak

28 hari lalu

Kekerasan Seksual di Transportasi Publik, Jakarta Canangkan LRT Ramah Perempuan dan Anak

PT LRT Jakarta mencanangkan komitmen pelayanan moda transportasi publik ramah perempuan dan anak.


Deklarasi Bandung Dukung Perempuan di Kancah Politik

32 hari lalu

Deklarasi Bandung Dukung Perempuan di Kancah Politik

Forum MPR Sedunia masih perlu disempurnakan agar menjadi lebih inklusif


Dicurigai Terhubung Kelompok Teroris, Siti Elina Mengikuti Akun Medsos Eks HTI dan NII

32 hari lalu

Dicurigai Terhubung Kelompok Teroris, Siti Elina Mengikuti Akun Medsos Eks HTI dan NII

Polisi akan mendalami hubungan Siti Elina dengan kelompok teroris setelah perempuan itu hendak menerobos Istana. Mengikut akun medsos eks HTI.


Siti Elina Ingin Menyampaikan Pesan ke Jokowi Bahwa Indonesia Harusnya Berdasarkan Islam

32 hari lalu

Siti Elina Ingin Menyampaikan Pesan ke Jokowi Bahwa Indonesia Harusnya Berdasarkan Islam

Siti Elina, perempuan yang menerobos Istana ingin bertemu Jokowi dan menyampaikan pesan bahwa ideologi negara harusnya berdasakan Islam.


Polisi Ungkap Identitas Perempuan yang Terobos Istana dan Todong Pistol ke Paspampres

32 hari lalu

Polisi Ungkap Identitas Perempuan yang Terobos Istana dan Todong Pistol ke Paspampres

Polisi mengungkap identitas perempuan yang menerobos Istana dan menodongkan pistol ke Paspampres.


Perempuan Berpistol Dekati Istana, BNPT Telusuri Dugaan Jaringan Terorisme

33 hari lalu

Perempuan Berpistol Dekati Istana, BNPT Telusuri Dugaan Jaringan Terorisme

BNPT menyebut teror yang melibatkan perempuan di Indonesia bukan hal yang baru.


Desak Transisi Energi ke KTT G20 Bali, Greenpeace Keliling Jawa Bersepeda

36 hari lalu

Desak Transisi Energi ke KTT G20 Bali, Greenpeace Keliling Jawa Bersepeda

Dalam perjalanan ke Bandung dari Jakarta, tim pesepeda Greenpeace mampir ke Marunda dan pesisir Muaragembong di Bekasi.