Anda Kerap Mendengkur Saat Tidur? Simak Tips Menghilangkannya

Saat tidur, perempuan ternyata lebih banyak mendengkur. (Foto: www.sxc.hu)

TEMPO.CO, Jakarta -Tidur mengorok atau mendengkur tak jarang menjadi aib bagi beberapa orang. Suara yang keras dan terkesan mengganggu agaknya membuat orang kurang nyaman berada di sekitarnya. Namun kebiasaan tersebut dapat dirubah dengan cara tertentu. 

Mendengkur adalah suara yang keluar ketika udara yang melewati mulut bagian belakang dan hidung terjadi gangguan. Mengorok terjadi karena adanya pergerakan udara dari mulut atau hidung menuju paru-paru dan membuat jaringan tenggorokan bergetar saat tertidur. 

Mendengkur biasanya terjadi pada banyak orang, khususnya orang-orang yang memiliki berat badan berlebih. Mengorok sejatinya bukanlah masalah serius, tetapi bisa menjadi penanda adanya masalah kesehatan. Namun, seringkali mengorok menganggu bagi orang-orang yang tidur di dekat seseorang yang sedang mengorok. 

Gejala yang Coba Disampaikan Tubuh

Dalam dunia medis, mendengkur bisa jadi merupakan suatu gejala yang coba disampaikan oleh tubuh. Tidak hanya berupa bunyi-bunyian yang terkadang mengganggu orang-orang di sekitar, ngorok juga bisa merupakan wake up call untuk mengecek kesehatan diri sendiri. 

Menurut website Mayo Clinic, mengorok atau mendengkur merupakan suara serak atau keras yang terjadi saat udara mengalir melewati jaringan yang rileks di tenggorokan Anda, menyebabkan jaringan tersebut bergetar saat Anda bernapas. 

Mengutip dari Sleep Foundation, mendengkur terjadi ketika aliran udara tersumbat atau dibatasi di nasofaring, area saluran napas bagian atas yang terletak di belakang hidung Anda. 

Semakin menyempit saluran udara Anda, semakin kuat aliran udaranya. Ini meningkatkan getaran jaringan, yang menyebabkan dengkuran Anda semakin keras. 

Tips Mengakhiri Kebiasaan Mendengkur

Menurut laman dari rumah sakit Ciputra pada 3 januari 2022, berikut tips untuk menghilangkan kebiasaan mendengkur:

  1. Ubah Posisi Tidur

Hindari untuk tidur dalam posisi telentang dan bantal yang tinggi. Hal ini dapat mengurangi intensitas mengorok dan menghindari keluhan sakit pada leher karena salah posisi tidur.

  1. Hindari Minuman

Beralkohol Jika Anda mengonsumsi alkohol empat sampai lima jam sebelum tidur, maka akan ada kecenderungan Anda akan mengorok ketika tidur. Oleh karena itu, hindari konsumsi alkohol sebelum tidur.

  1. Kurangi Berat Badan

Menurunkan berat badan dapat mengurangi kebiasaan mengorok. Hal ini terjadi karena kelebihan berat badan dapat menekan saluran peranapasan dan menyebabkan ngorok. Walaupun tidak dapat dipungkiri kalau orang-orang yang kurus juga bisa memiliki kebiasaan mengorok.

  1. Tidur Teratur

Seseorang yang memiliki jam tidur yang tidak teratur, memiliki kemungkinan mengorok lebih tinggi. Oleh akrena itu, coba untuk atur jam tidur Anda teratur. Itulah beberapa tips untuk menghilangkan kebiasaan mendengkur. 

Indikasi Segera Periksa Dokter

Mendengkur sering dikaitkan dengan gangguan tidur yang disebut apnea tidur obstruktif (OSA). Tidak semua pendengkur menderita OSA, namun jika mendengkur disertai salah satu gejala berikut, mungkin merupakan indikasi untuk Anda segera menemui dokter untuk evaluasi OSA lebih lanjut:

  1. Napas sesekali berhenti saat tidur
  2. Mengantuk secara berlebihan di siang hari
  3. Sulit berkonsentrasi
  4. Sakit kepala di pagi hari
  5. Sakit tenggorokan saat bangun tidur
  6. Tidur gelisah
  7. Terengah-engah atau tersedak di malam hari
  8. Tekanan darah tinggi
  9. Sakit dada di malam hari
  10. Dengkuran Anda sangat keras sehingga mengganggu tidur pasangan Anda
  11. Pada anak-anak, rentang perhatian yang buruk, masalah perilaku atau kinerja yang buruk di sekolah 

Demikian tips menghilangkan kebiasaan mendengkur yang dapat anda ikuti. So, jika merasa kebiasaan mendengkur anda terlalu mengganggu, langkah-langkah diatas dapat anda terapkan. 

DANAR TRIVASYA FIKRI
Baca juga : Tidur Mendengkur Pertanda Pulas? Cek Fakta-fakta Berikut

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






4 Tips Menidurkan Bayi dan Anak-anak supaya Nyenyak Sepanjang Malam

11 hari lalu

4 Tips Menidurkan Bayi dan Anak-anak supaya Nyenyak Sepanjang Malam

Tidur malam sangat penting bagi bayi, anak-anak, dan orang tua, jadi inilah tips menidurkan bayi dan anak-anak yang dibagikan ahli.


Mengenal 7 Penyebab Mendengkur

15 hari lalu

Mengenal 7 Penyebab Mendengkur

Mendengkur bisa terjadi kepada siapa saja. Ini Penyebab seseorang bisa mendengkur


Alasan Mengapa Tidak Boleh Tertidur dalam Keadaan Marah

15 hari lalu

Alasan Mengapa Tidak Boleh Tertidur dalam Keadaan Marah

Tertidur dalam keadaan memendam amarah dapat berdampak buruk untuk kesehatan secara keseluruhan


Bisa Sebabkan Kematian, Begini Atasi Kebiasaan Mendengkur

16 hari lalu

Bisa Sebabkan Kematian, Begini Atasi Kebiasaan Mendengkur

Mendengkur atau mengorok terjadi saat udara tidak bisa mengalir dengan mudah melalui mulut atau hidung. Atasi dengan cara berikut.


Sederet Cara Mengatasi Kebiasaan Mendengkur

21 hari lalu

Sederet Cara Mengatasi Kebiasaan Mendengkur

Mendengkur dapat terjadi ketika udara mengalir melalui tenggorokan saat bernapas dalam tidur. Hal ini menyebabkan jaringan di tenggorokan rileks dan bergetar, sehingga timbul suara dengkuran yang keras. Meski tidak perlu dikhawatirkan, namun kondisi ini dapat mengganggu orang sekitar.


Kebiasaan yang Mengurangi Kondisi Mata Panda

24 hari lalu

Kebiasaan yang Mengurangi Kondisi Mata Panda

Kondisi mata panda mengganggu tampilan wajah


Seputar Jadwal Tidur Polifasik Kucing, Ada 4 Fakta Unik

27 hari lalu

Seputar Jadwal Tidur Polifasik Kucing, Ada 4 Fakta Unik

Mayoritas kucing menghabiskan waktu tidur selama total 12 hingga 18 jam sehari. Pola tidur yang demikian adalah suatu hal yang normal bagi si Meong.


Tidur Terhubung ke Kadar Gula Darah: Begini Naikkan Kualitas Tidur dan Jaga Kadar Gula

50 hari lalu

Tidur Terhubung ke Kadar Gula Darah: Begini Naikkan Kualitas Tidur dan Jaga Kadar Gula

Normalnya kadar gula darah yang baik berkisar pada 99 mg/dL atau lebih rendah.


6 Penyebab Mulut Kering atau Xerostomia

51 hari lalu

6 Penyebab Mulut Kering atau Xerostomia

Kondisi kurangnya kelenjar ludah memproduksi air liur menyebabkan mulut kering


5 Kebiasaan Baik untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Malam Hari

55 hari lalu

5 Kebiasaan Baik untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Malam Hari

Kebiasaan sehari-hari memiliki beberapa efek samping yang buruk pada kualitas tidur