Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ini Penyebab Jamur dapat Muncul di Baju

image-gnews
Cara Menghilangkan Jamur di Baju, Bisa Pakai Cuka, Lemon Atau Garam
Cara Menghilangkan Jamur di Baju, Bisa Pakai Cuka, Lemon Atau Garam
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Bau apek yang muncul pada pakaian bisa jadi pertanda tumbuhnya jamur. Jamur dapat tumbuh pada semua jenis kain.

Kita kadang sering pergi keluar dan jarang membersihkan pakaian, hal tersebut menimbulkan spora jamur menempel pada pakaian. Kombinasikan dengan keringat atau hujan, dan pakaian kotor Anda mulai berbau karena kelembapan memberi makan jamur.

Kenali Jamur di Pakaian

Mengutip dari sternmold.com, Jamur hanya membutuhkan air, makanan, udara, dan suhu yang nyaman untuk tumbuh. Serat alami seperti kapas dan wol adalah yang paling mungkin menjadi tempat tumbuhnya jamur, tetapi juga dapat tumbuh pada bahan sintetis.

Dilansir dari bustmold.com Jamur berpotensi merusak kain dan hal lain yang bersentuhan dengannya. Jamur pada pakaian juga dapat berinteraksi dengan kulit Anda saat bersentuhan dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulai dari iritasi kulit hingga alergi parah. Jamur adalah masalah yang tidak boleh Anda abaikan terutama jika Anda memiliki jamur pada pakaian Anda.

Baca juga : Ketahui Penyebab dan Gejala Panu

Jamur pada pakaian biasanya merupakan strain Aspergillus, dan memiliki tampilan yang berbeda dengan jamur yang tumbuh di dinding atau lantai. Tidak seperti permukaan lembab lainnya, jamur pada pakaian sering terlihat putih, dan terkadang hitam kehijauan.

Muasal Jamur Tumbuh di Pakaian 

Dilansir dari bustmold.com, Mirip dengan penyebab munculnya jamur di rumah Anda, jamur pada pakaian dapat tumbuh karena kelembaban dan kurangnya ventilasi. Jamur menyebarkan spora dan racun yang menyebar di udara dan tertarik pada bahan lembab yang kaya serat, seperti kayu , drywall, dan kain.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jika pakaian Anda tetap basah untuk waktu yang lama, jamur akan tertarik padanya dengan cukup cepat antara 24 - 48 jam. Menyimpan pakaian basah atau bahkan lembab di tempat yang tidak berventilasi atau berdekatan menjadi tempat berkembang biaknya jamur pada pakaian. 

Jika Anda baru saja mencuci pakaian, yang terbaik adalah mengeringkan pakaian di bawah sinar matahari sesegera mungkin. Jika Anda tidak memiliki cara untuk mengeringkan pakaian di luar, keringkan di pengering. Jangan biarkan pakaian terlalu lama berada di mesin cuci dalam keadaan lembap, karena bisa mengundang jamur.

MELINDA KUSUMA NINGRUM

Baca juga : Patogen dan Parasit, Apakah Berbeda?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sampah Plastik di Laut, Jenis Jamur Ini Terbukti Mampu Mengurai Polyethylene

3 hari lalu

Partikel plastik (merah) yang dikolonisasi jamur laut Parengyodontium album. NIOZ
Sampah Plastik di Laut, Jenis Jamur Ini Terbukti Mampu Mengurai Polyethylene

Eksperimen di laboratorium menunjukkan proses pencernaan sampah plastik jenis polyethylene oleh jenis jamur itu melepaskan karbon dioksida (CO2).


Pilih Tas Kulit Asli atau Tas Kulit Sintetis? Cek Kebutuhanmu

5 hari lalu

Ilustrasi Tas Elizabeth/Tempo-Mitra Tarigan
Pilih Tas Kulit Asli atau Tas Kulit Sintetis? Cek Kebutuhanmu

Kapan gunakan tas kulit asli dan tas kulit sintetis menurutmu? Simak tips dari Head of Designer dari Brand Tas Elizabeth, Vernalyn Subali.


Tak Cuma Cuaca Panas dan Olahraga, Makanan dan Minuman Ini Juga Bisa Memicu Keringat

14 hari lalu

Ilustrasi wanita berkeringat. Freepik.com/Cookie_studio
Tak Cuma Cuaca Panas dan Olahraga, Makanan dan Minuman Ini Juga Bisa Memicu Keringat

Berikut beberapa makanan atau minuman yang bisa memicu produksi keringat berlebih, tak cuma karena cuaca panas atau olahraga.


Bahaya Mandi dengan Shower yang Tak Pernah Dibersihkan bagi Kesehatan

18 hari lalu

Ilustrasi mandi. ewater.com
Bahaya Mandi dengan Shower yang Tak Pernah Dibersihkan bagi Kesehatan

Mandi dengan shower memang praktis tapi bila pancuran jarang dibersihkan akan menjadi sarang bakteri yang membahayakan kesehatan.


Boleh Pakai Antiseptik pada Vagina pada Kondisi Ini

21 hari lalu

Ilustrasi vagina. Shutterstock
Boleh Pakai Antiseptik pada Vagina pada Kondisi Ini

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi menjelaskan kapan sebaiknya gunakan antiseptik pada vagina. Kapan pula harus segera menemui dokter.


Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Kelembapan Udara Bisa Sampai 100 Persen

45 hari lalu

Ilustrasi cuaca di Jakarta. TEMPO/Yovita Amalia
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Kelembapan Udara Bisa Sampai 100 Persen

Prediksi cuaca Jakarta hari ini, Minggu 5 Mei 2024, diawali dengan cerah berawan merata di seluruh wilayahnya pada pagi ini.


Jurus Ampuh Mengatasi Gerah Akibat Hawa Panas

46 hari lalu

ilustrasi menyiram air untuk mengurangi dampak dehidrasi. Shutterstok
Jurus Ampuh Mengatasi Gerah Akibat Hawa Panas

Saat tubuh terpapar suhu ataupun hawa panas, respons alami tubuh adalah dengan memproduksi keringat untuk mendinginkan diri.


5 Cara Menggunakan Parfum yang Benar

50 hari lalu

Ilustrasi wanita menyemprotkan parfum di pergelangan tangan. Freepik.com/Freepic.diller
5 Cara Menggunakan Parfum yang Benar

Menggunakan parfum dengan benar dapat membuat aroma bertahan lebih lama dan lebih merata.


Mengapa Menggunakan Parfum saat Berkeringat Tidak Disarankan?

51 hari lalu

Ilustrasi pengharum atau parfum. youtube.com
Mengapa Menggunakan Parfum saat Berkeringat Tidak Disarankan?

Meskipun terlihat sepele, penggunaan parfum saat tubuh sedang berkeringat bisa menyebabkan aroma yang tak sedap.


Teknik Kuno Menyimpan Apel agar Tahan Lama, dari Pasir sampai Serbuk Gergaji

51 hari lalu

Ilustrasi apel kecoklatan. Pixabay/Angela Yuriko SMith
Teknik Kuno Menyimpan Apel agar Tahan Lama, dari Pasir sampai Serbuk Gergaji

Untuk mencegah apel cepat busuk perlu teknik penyimpanan yang tepat, sederhana, tapi efektif. Berikut cara menyimpan apel gaya lama tapi efektif.