Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pentingnya Deteksi Dini Preeklamsia di Masa Kehamilan

Reporter

image-gnews
Ilustrasi hamil (pixabay.com)
Ilustrasi hamil (pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hari Preeklamsia Sedunia diperingati setiap 22 Mei. Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Masdalina Pane, mengatakan hari tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya deteksi dini pada ibu hamil untuk mencegah risiko komplikasi.

Pane menambahkan Hari Preeklamsia Sedunia juga menjadi momentum tepat untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai masalah preeklamsia dan eklamsia.

"Sosialisasi dan edukasi harus terus digencarkan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu hamil," katanya.

Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu mengatakan ibu hamil harus terus diingatkan untuk senantiasa memperhatikan kondisi diri dan kandungan selama masa kehamilan. Preeklamsia merupakan kondisi sebelum terjadinya eklamsia, yang merupakan komplikasi pada kehamilan.

"Preeklamsia merupakan kondisi di mana terjadi gangguan atau terjadi peningkatan tekanan darah pada saat kehamilan. Preeklamsia dapat menyebabkan komplikasi sehingga deteksi dini sangat diperlukan untuk mempercepat penanganan sebelum terjadinya komplikasi," jelasnya.

Rutin periksa kehamilan
Untuk itu, ibu perlu rutin memeriksakan kehamilan sesuai pedoman, terutama yang terpenting adalah melakukan pemeriksaan tekanan darah berkala dan urine. Pane menambahkan selain masalah preeklamsia, deteksi dini pada masa kehamilan juga sangat diperlukan untuk mengendalikan berbagai faktor risiko lain yang diperlukan demi menjaga kesehatan ibu dan janin.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Dengan demikian, edukasi pada ibu hamil sangat penting. Selain perlu diarahkan pada upaya menjalankan kehamilan yang sehat melalui asupan gizi yang baik dan persiapan persalinan, juga perlu diarahkan pada upaya untuk melakukan deteksi dini," imbaunya.

Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan Pelayanan Kesehatan Kemenko PMK, Nia Reviani, menekankan pentingnya penguatan edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk pada masa kehamilan.

Pilihan Editor: Kenali Risiko Kehamilan ketika Obesitas, Bisa Sebabkan Keguguran?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pakar Sebut Obat TBC Tak Berbahaya buat Ibu Hamil

14 jam lalu

Ilustrasi Tuberkulosis atau TBC. Shutterstock
Pakar Sebut Obat TBC Tak Berbahaya buat Ibu Hamil

Pakar menyebut obat TBC yang digunakan ibu hamil sudah aman dengan bahaya lebih kecil sehingga tak berisiko ke janin.


Nikita Willy Hamil Anak Kedua, Netizen: Pakai Baby Sitter atau Tidak

3 hari lalu

Nikita Willy bersama suami dan anak sulungnya. Instagram.com/@nikitawillyofficial94
Nikita Willy Hamil Anak Kedua, Netizen: Pakai Baby Sitter atau Tidak

Nikita Willy mengumumkan kehamilan anak kedua melalui unggahan foto di Instagram


Erina Gudono Disindir Warganet Usai Buat Giveaway Syukuran Kehamilan

4 hari lalu

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono saat mengadakan tasyakuran kehamilan. Foto: Instagram/Erina Gudono
Erina Gudono Disindir Warganet Usai Buat Giveaway Syukuran Kehamilan

Momen tasyakuran kehamilan istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono di Instagram dibanjiri warganet yang menyindir dinasti politik Presiden Jokowi.


Berapa Banyak Daging Kambing yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil?

4 hari lalu

Ilustrasi makan sate kambing. Shutterstock
Berapa Banyak Daging Kambing yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil?

Dokter kandungan mengatakan ibu hamil boleh menyantap daging kambing tapi perhatikan jumlahnya.


Anak Polisi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi dalam Kasus Hamili Siswi SMP

4 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Anak Polisi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi dalam Kasus Hamili Siswi SMP

Polres Metro Bekasi menyelidiki kasus dugaan tindak pidana perlindungan anak. Terlapor adalah seorang remaja anak anggota polisi.


Merokok Bikin Masalah Kesehatan 3 Kali Lipat Lebih Parah

11 hari lalu

Ilustrasi berhenti merokok. Freepix.com
Merokok Bikin Masalah Kesehatan 3 Kali Lipat Lebih Parah

Merokok akan menimbulkan masalah kesehatan dan penyakit penyerta hingga tiga kali lipat lebih hebat dibandingkan orang yang tidak merokok.


Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

12 hari lalu

Ilustrasi wanita hamil. Freepik.com/user18526052
Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

Banyak ibu hamil yang mendapatkan stigma terkait berat badan atau juga body shaming. sehingga membuat mereka tidak nyaman.


Pesohor Ini Mengaku Hamil di Usia 54 Tahun, Pakar Kesuburan Angkat Bicara

14 hari lalu

ilustrasi sel telur (pixabay.com)
Pesohor Ini Mengaku Hamil di Usia 54 Tahun, Pakar Kesuburan Angkat Bicara

Sangat sulit bagi wanita hamil di umur 50-an karena kebanyakan sudah memasuki masa menopause. Lalu, benarkah pesohor ini hamil di usia 54?


Lady Gaga Bantah Rumor Kehamilannya Pakai Lagu Taylor Swift, Apa Judulnya?

15 hari lalu

Lady Gaga. Instagram.com/@ladygaga
Lady Gaga Bantah Rumor Kehamilannya Pakai Lagu Taylor Swift, Apa Judulnya?

Lady Gaga menegaskan kalau dirinya tidak sedang hamil dengan cara mengunggah video yang dilengkapi dengan penggalan lagu Taylor Swift.


Ketok Palu UU KIA Bolehkan Cuti Melahirkan Selama 6 Bulan, Bagaimana Upahnya? Ini Bunyi Pasal-pasalnya

15 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil yang bahagia. shutterstock.com
Ketok Palu UU KIA Bolehkan Cuti Melahirkan Selama 6 Bulan, Bagaimana Upahnya? Ini Bunyi Pasal-pasalnya

DPR telah mengesahkan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) yang mengatur cuti melahirkan bagi ibu selama 6 bulan. Begini bunyi pasalnya.