Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apa Penyebab Kesemutan?

image-gnews
Ilustrasi kesemutan. Shutterstock.com
Ilustrasi kesemutan. Shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kesemutan atau kebas merupakan sensasi tertusuk-tusuk, terbakar, dan mati rasa di bagian tubuh tertentu, seperti ada ratusan semut yang tetiba menggerayangi tubuh. Kondisi yang dalam dunia medis disebut parestesia ini terjadi ketika saraf secara tidak sengaja mendapatkan tekanan sehingga aliran darah pada saraf menjadi tidak lancar.

Dikutip dari Healthline, penyebab kesemutan tidak selalu dapat diidentifikasi. Kondisi ini sering disebabkan oleh tekanan pada saraf atau sirkulasi yang buruk dalam waktu singkat. Ini dapat terjadi ketika sedang tidur dengan tangan atau duduk dengan kaki bersilang terlalu lama. Kesemutan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak berbahaya, namun terkadang hal itu bisa jadi merupakan tanda dari masalah medis yang lebih serius, contohnya neuropati.

Dilansir dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke, sebagian besar orang pernah mengalami kesemutan sementara. Karena bersifat sementara, kondisi ini bisa mereda dengan sendirinya jika Anda membebaskan area yang kesemutan dari tekanan, seperti meluruskan kaki setelah duduk bersila atau melepaskan tangan yang tertindih, dengan begitu aliran darah akan kembali lancar.

Kesemutan ada yang bersifat sementara dan kesemutan berkepanjangan yang dikenal dengan istilah parestesia kronis. Kesemutan yang berkepanjangan bisa jadi merupakan tanda kerusakan saraf. Dua jenis kerusakan saraf yang dapat ditandai oleh kesemutan meliputi radikulopati dan neuropati.

Radikulopati

Radikulopati adalah suatu kondisi di mana akar saraf menjadi terkompresi, teriritasi, atau meradang. Ini dapat terjadi ketika memiliki:

  • Kondisi disk hernia yang menekan saraf
  • penyempitan kanal yang mentransmisikan saraf dari sumsum tulang belakang ke ekstremitas
  • massa yang menekan saraf saat keluar dari tulang belakang.
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Radikulopati yang mempengaruhi punggung bagian bawah disebut radikulopati lumbal. Radikulopati lumbal dapat menyebabkan kesemutan pada tungkai atau kaki. Dalam kasus yang lebih parah, kompresi saraf skiatik dapat terjadi dan dapat menyebabkan kelemahan pada kaki. Saraf siatik adalah saraf besar yang dimulai di sumsum tulang belakang bagian bawah.

Radikulopati serviks melibatkan saraf yang memberikan sensasi dan kekuatan pada lengan. Jika menderita radikulopati serviks, Anda mungkin mengalami:

  • sakit leher kronis
  • parestesi ekstremitas atas
  • kelemahan lengan
  • kelemahan tangan.

Sakit saraf

Neuropati terjadi karena kerusakan saraf kronis. Penyebab paling umum dari neuropati adalah hiperglikemia, atau gula darah tinggi. Kemungkinan penyebab lain dari neuropati meliputi:

  • trauma
  • cedera gerakan berulang
  • penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis
  • penyakit saraf, seperti MS
  • penyakit ginjal
  • penyakit hati
  • pukulan
  • tumor di otak atau di dekat saraf
  • gangguan sumsum tulang atau jaringan ikat
  • hipotiroidisme
  • kekurangan vitamin B-1, B-6, B-12, E, atau niasin
  • mendapatkan terlalu banyak vitamin D
  • infeksi, seperti penyakit Lyme, herpes zoster, atau HIV
  • obat-obatan tertentu, seperti obat kemoterapi
  • paparan zat beracun, seperti bahan kimia atau logam berat.

Pilihan Editor:

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Atasi Nyeri Secara Lebih Optimal dengan IPM, Apa Itu?

2 hari lalu

Ilustrasi wanita alami nyeri bahu. Foto: Freepik.com/8photo
Atasi Nyeri Secara Lebih Optimal dengan IPM, Apa Itu?

Dokter mengatakan manajemen intervensi nyeri (IPM) dapat menunjang pengelolaan dan penanganan berbagai masalah nyeri secara lebih optimal.


Kasus Stroke Terus Meningkat, Perlu Lebih Banyak Ahli Penanganan Aneurisma

22 hari lalu

Barrow Neurological Institute (BNI), bekerja sama dengan RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Kementrian Kesehatan, Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI) dan Aesculap Academy Indonesia melaksanakan pelatihan microsurgery/RS PON
Kasus Stroke Terus Meningkat, Perlu Lebih Banyak Ahli Penanganan Aneurisma

Seluruh dokter di tingkat provinsi di Indonesia perlu mampu menangani pembedahan clipping pada kasus stroke aneurisma otak


PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

34 hari lalu

Warga Palestina bersiap melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan Masjid Al-Rahma yang hancur akibat serangan Israel di Khan Younis, Gaza, 16 Juni 2024. Warga Palestina yang menjadi korban konflik antara Israel dan Hamas merayakan Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Mohammed Salem
PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

Gempuran Israel ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu telah menyebabkan bencana lingkungan berskala besar serta munculnya 39 juta ton reruntuhan


4 Hal yang Bisa Memperparah Varises

37 hari lalu

Varises. Usaveinclinics.com
4 Hal yang Bisa Memperparah Varises

Varises lebih sering dianggap sebagai masalah kosmetik tapi bisa juga mempengaruhi kesehatan karena bisa menyebabkan sakit dan nyeri.


Gejala Gangguan Mata pada Retina

22 Mei 2024

Ilustrasi Retina. shutterstock.com
Gejala Gangguan Mata pada Retina

Gejala awal penyakit retina dapat bervariasi tergantung pada jenis gangguan yang mungkin terjadi.


Inilah Kondisi Kesehatan yang Bisa Menyebabkan Kesemutan Berkelanjutan

14 Mei 2024

35-kosmo-kesemutan
Inilah Kondisi Kesehatan yang Bisa Menyebabkan Kesemutan Berkelanjutan

Kesemutan yang kronis mungkin merupakan tanda kerusakan saraf.


8 Cara Mengatasi Kesemutan pada Kaki Saat Mudik

9 April 2024

35-kosmo-kesemutan
8 Cara Mengatasi Kesemutan pada Kaki Saat Mudik

Saat mudik, risiko mengalami kesemutan bisa terjadi. Perjalaan jauh dan duduk berjam-jam bisa menjadi pemicunya.


Memahami Gangguan Saraf Papiledema, Penyebab dan Gejala

3 April 2024

ilustrasi periksa mata (pixabay.com)
Memahami Gangguan Saraf Papiledema, Penyebab dan Gejala

Papiledema adalah pembengkakan kepala saraf kedua yang terjadi secara bersamaan antara dua mata. Cek gejalanya.


Mengenal Neuroferritinopathy, Penyakit Genetik yang Hanya Dimiliki Sekitar 100 Orang di Dunia

24 Maret 2024

Ilustrasi otak. Pixabay
Mengenal Neuroferritinopathy, Penyakit Genetik yang Hanya Dimiliki Sekitar 100 Orang di Dunia

Neuroferritinopathy penyakit genetik yang hanya dimiliki sekitar 100 orang di dunia. Bagaimana gejala dan pengobatannya?


Bella Hadid Senang Mengonsumsi Lumut Laut, Bermanfaat atau Membahayakan Kesehatan?

22 Maret 2024

Lumut laut atau Irish moss. Shuterstock
Bella Hadid Senang Mengonsumsi Lumut Laut, Bermanfaat atau Membahayakan Kesehatan?

Lumut laut disebut baik untuk pencernaan, kesehatan tiroid, dan kekebalan tubuh. Bella Hadid termasuk yang mengonsumsinya. Benarkah bagus?