Tips Posisi Duduk yang Benar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ladychair24.com

    ladychair24.com

    TEMPO.CO , Jakarta:Anda mengalami rasa nyeri di punggung, pinggang, dan leher? Bisa jadi hal itu terjadi karena posisi duduk Anda tidak benar. Secara gender, menurut Drew DeMann, spesialis tulang dari New York City, Amerika Serikat, posisi tubuh yang salah lebih sering memberikan gangguan pada kesehatan wanita ketimbang pria.

    Kesalahan duduk yang sering dilakukan oleh seseorang adalah terlalu merosot ke bawah, terlalu maju ke depan, lupa berdiri, atau lupa meluruskan kaki, sehingga pada akhirnya pinggang dan punggungnya terasa nyeri. Orang yang bekerja di kantor harus menghadapi hal ini selama sekitar 8 jam.

    Berikut ini tip posisi duduk yang benar ala DeMann.

    1. Posisi kepala belakang, lipatan dagu, telinga, pinggul, dan bahu harus sejajar.

    2. Gunakan headphone dan hindari penggunaan pesawat telepon biasa. Bila diharuskan memakai pesawat telepon biasa, jangan menjepit telepon di antara dagu dan bahu terlalu lama.

    3. Lekukan siku sebaiknya membentuk sudut 90 derajat.

    4. Dudukan kursi sepenuhnya disesuaikan dengan tinggi pinggang dan harus menyangga tulang belakang sepenuhnya.

    5. Jarak pandangan mata sebaiknya disesuaikan dengan layar komputer, yakni antara 18-24 sentimeter, dengan tinggi jarak pandang sepertiga layar komputer.

    6. Pinggul dan paha sebaiknya membentuk sudut 90 derajat, dengan telapak kaki menempel lurus di lantai.

    CHETA NILAWATY

    Berita Terkait
    Awas, Kurang Tidur Beresiko Stroke

    Bayi 'Sumo' Bisa Dicegah Sejak dalam Kandungan

    21 Perempuan Akan Tur 21 Kota dengan Sepeda

    30 Pesepeda Ikut Seleksi Srikandi Inspirasi

    Mengubah Kebiasaan setelah Menopause

    Bawa Anjing Peliharaan Kurangi Stres di Kantor

    Apakah Anda Wanita Menarik?

    Enam Organisasi Sabet Bloomberg Award

    Teori Kue Brownies dalam Pernikahan




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.