Agar Denyut Jantung Tetap Seirama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    TEMPO.CO , Jakarta-Ritme detak jantung yang tidak beraturan dapat menjadi penyebab awal timbulnya stroke. Fibrilasi atrium merupakan gangguan irama jantung (aritmia) yang paling umum ditemui dan diderita siapa pun tanpa batas usia.

    Pada pasien fibrilasi atrium, denyut jantungnya tidak teratur. Hal ini membuat mereka rentan mengalami penggumpalan di dalam pembuluh darah. Bagaimana supaya denyut jantung tetap seirama?

    1. Cukupi kebutuhan magnesium.
    Perempuan minimal mengkonsumsi 320 miligram magnesium dan laki-laki 420 miligram.

    2. Perbanyak konsumsi gandum.
    National Institute of Health menjelaskan bahwa makanan yang mengandung gandum dapat memenuhi kebutuhan magnesium dan menurunkan kolesterol.

    3. Perbanyak memakan sayuran hijau gelap.
    Selain kaya magnesium, sayuran hijau gelap mengandung zat besi serta serat yang berguna bagi kesehatan jantung.

    4. Perbanyak konsumsi kacang-kacangan.
    Setidaknya, kacang-kacangan dikonsumsi dua kali seminggu sebagai pengganti daging.

    5. Periksakan kadar magnesium Anda secara berkala.
    Beberapa orang yang terdeteksi kekurangan magnesium memerlukan mineral yang harus secepatnya ditangani dokter karena diberikan melalui intravena.

    LIVESTRONG.COM | CHETA NILAWATY

    Berita lain:
    Jumlah Perokok Muda Kian Meningkat

    Bagaimana Cara Menjadi Ibu Tunggal Tahan Kesepian

    8 Sekuel Pagelaran Penuh Drama Kebaya

    Langsing, 8 Cara Hindari Makan Jelang Tidur

    Tips Posisi Duduk yang Benar

    Lady Gaga: Hati Saya Hancur Tak Jadi Konser di Jakarta
    Agar Terima Lady Gaga, FPI Ditawari ''Mobil''

    Skandal ''Vatileaks'' Guncang Vatikan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.