BPOM Rilis 10 Kosmetik Berbahaya, Apa Saja?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukan salah satu produk kosmetik ternama yang telah dipalsukan dan mengandung bahan berbahaya di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/2). Bahan-bahan berbahaya yang dapat mengakibatkan kanker pada kulit digunakan pada kosmetik ini. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukan salah satu produk kosmetik ternama yang telah dipalsukan dan mengandung bahan berbahaya di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/2). Bahan-bahan berbahaya yang dapat mengakibatkan kanker pada kulit digunakan pada kosmetik ini. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan mengumumkan 68 jenis kosmetik berbahaya yang mengandung logam berat seperti timbal, merkuri, dan hidrokuinon. "Meski sudah disita, masyarakat harus hati-hati karena mungkin banyak yang masih beredar," kata Kepala Badan POM Roy A. Sparringa di Jakarta, Jumat, 19 Desember 2014. (Baca: Mengandung Merkuri, 68 Jenis Kosmetik Disita )

    Menurut Roy kosmetik berbahaya tersebut berupa lipstik, krim pemutih wajah, perona mata, perona pipi, dan sabun muka. Produk ini beredar di kota besar seperti Jakarta, Medan, Semarang, Bandung, Surabaya dan perbatasan. (baca: BPOM Ungkap Obat Ilegal Senilai Rp 31 Miliar )

    Roy mengatakan sebelum menyita kosmetik berbahaya, BPOM telah melakukan uji klinis terhadap kandungan bahan di dalamnya. Sebanyak 54 persen produk yang disita merupakan produk impor dan ilegal atau tak memiliki nomor notifikasi dari BPOM.

    “Merkuri dan asam retinoat menyebabkan kanker dan cacat janin. Sedangkan hidrokuinon menyebabkan flek hitam," kata Roy. Zat berbahaya tersebut masuk ke dalam tubuh melalui kulit dan lendir ludah pada penggunaan lipstik.

    Berikut 10 jenis dan merek kosmetik terlarang:

    1. Baolishi lipstik dengan bungkus berwarna kuning, emas, dan hijau. Lipstik ini mengandung batas kadar timbal yang diizinkan BPOM.
    2. Lipstik merek Kiss Beauty dan Miss Beauty, mengandung timbal berlebihan.
    3. Han's skin care flawless night cream, produk Malaysia, mengandung merkuri.
    4. Sabun muka, night and day cream merek Sari. Kosmetik ini buatan PT. Star Abadi Ratu Bogor, dan mengandung merkuri.
    5. Ladymate lisptik, produk PT. Era Variasi Intertika, mengandung pewarna merah berbahaya jenis K3.
    6. Implora eye shadow berbagai warna dan kemasan, buatan Surabaya. Mengandung pewarna berbahaya jenis K10.
    7. Citra jelita night krim buatan Cirebon, mengandung hidrokuinon.
    8. QB white night cream produk Jakarta, mengandung merkuri dan asam retinoat.
    9. Dr BL Skin Care Cairan Peremajaan Plus mengandung hidrokuinon dan asam retinoat.
    10. Bio-K sulf anti acne cream buatan Tangerang, mengandung steroid triamsinolon asetonida.

    Selain sepuluh jenis dan merek itu Roy mengatakan masih terdapat ratusan produk kosmetik berbahaya lain yang telah ditarik BPOM sejak 2010. Masyarakat bisa mengecek di situs resmi www.pom.go.id. (Baca juga: (Baca: 30 Persen Obat yang Beredar di Asia Tenggara Palsu))

    PUTRI ADITYOWATI

    Terpopuler
    Dihujat FPI Soal Natal, Jokowi Dibela Ketua NU
    Kisah Ahok dan Keluarga Saat Diancam Preman Pluit
    Deddy Mizwar Pejabat Tajir, Punya Rekening Gendut
    Pilot Dimaki Dhani, Garuda: Baru Pertama Terjadi
    Ketua PBNU: Ucapan 'Selamat Natal' Tak Haram


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.