Arsitek Ini Ungkap Rahasia Kebahagiaan Lewat Karya Instalasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cosmas D. Gozali. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Cosmas D. Gozali. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Arsitek kenamaan Indonesia, Cosmas D. Gozali mempersembahkan sebuah instalasi seni pada pameran CASA Indonesia 2017 yang digelar pada 1-4 Juni di kawasan Senayan, Jakarta, Cosmas mempersembahkan karya instalasi seninya berjudul Terperangkap dalam Pikiran.

    Instalasi seni yang dipajang di pintu utama itu berupa 900 wujud kepala manusia dari kertas berwarna merah dan putih yang berjejer rata membentuk sebuah lorong. Bentuk kepalanya sedikit berbeda, karena menyerupai robot dengan mata kosong.

    Cosmas membuat 500 wajah berwarna merah dan 400 berwarna putih. Jumlah yag tak seimbang ini sengaja dilakukan Cosmas untuk menunjukkan jika wajah kemarahan lebih banyak dibanding kesucian. Sementara peletakannya juga dibuat berjarak untuk menggambarkan bahwa bangsa ini hampir terpecahkan.

    “Dia berjarak, menyimpukan bahwa kebangsan kita hampir terpecahkan dan tersobekkan,” katanya saat ditemui di sela-sela pameran beberapa waktu lalu.

    Cosmas mengaku terinspirasi dari kondisi politik dan sosial masyarakat Indonesia saat ini. Menurutnya, segala kejadian belakangan ini, baik dari sisi politik maupun sosial, manusia tidak bahagia karena terperangkap dalam pikirannya.

    “Kita itu seperti dicekokin dengan ideologi dan kemarahan, sehingga timbullah ketidak bahagian. Bahkan bangsa kita terpecah,” katanya.

    Jika ingin menuju kebahagiaan, kata Cosmas, manusia harus meninggalkan pikiran yang terperangkap itu. Menurutnya, manusia tidak bahagia kalau selalu terperangkap dalam pikiran. “Kita individual beragam dan punya kekuatan sehingga kita menjadi bangsa yang besar,” katanya.

    Lewat instalasi tersebut, Cosmas mengatakan, berusaha menjawab kekhawatiran dengan kondisi bangsa saat ini. Lewat seni yang bebas, Cosmas mengeluarkan pikirannya tentang mengapa bangsa ini terpecah. “Saya membuat statemen tidak secara politik tapi dalam karya seni. Karena seni itu bebas,” katanya.

    BISNIS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.