Rabu, 17 Oktober 2018

Buat Apa Bulan Madu Jika Anda Tak Mencoba Hal-hal Berbeda?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria menatap wanita. Shutterstock

    Ilustrasi pria menatap wanita. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat apa bulan madu kalau anda dan pasangan hanya melakukan hal-hal rutin seperti saat melakukan travelling? Agar berkesan, cobalah membuat perbedaan saat waktu hanya milik anda berdua itu.

    Berikut 5 hal yang boleh anda coba lakukan saat menghabiskan bulan madu.

    Lakukan hal baru
    Lakukan hal baru yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Jika kebetulan Anda dan pasangan memilih daerah pantai untuk berbulan madu, mengapa tidak mencoba kayaking? Ombak laut akan membawa Anda dan pasangan sedikit lebih jauh dari bibir pantai.

    Berbicara mengenai keseruan mencoba hal-hal baru saat berbulan madu, bagi Anda yang terlalu malas untuk beranjak dari kamar hotel, pilih hotel yang dilengkapi dengan kolam renang pribadi untuk menambah keseruan.

    Pesan layanan kamar
    Terlalu lelah untuk sekedar berjalan ke restoran hotel? Manfaatkan layanan kamar yang dapat Anda pesan selama 24 jam non-stop. Nikmati sarapan di atas tempat tidur sambil menonton acara televisi favorit Anda berdua atau makan malam di balkon kamar dengan pemandangan menakjubkan.

    Minta bantuan orang lain
    Jangan malu untuk minta bantuan orang lain mengabadikan momen Anda dan pasangan. Meski terdengar egois, terkadang hasil tangkapan mode selfie tidak sebagus jika orang lain yang mengambilnya.

    Makan dan minum sepuasnya
    Jika Anda tidak berselera dengan makanan dan minuman yang disediakan oleh hotel, jangan ragu untuk mengunjungi tempat makan setempat. Terutama jika Anda memilih daerah pantai, pesan lebih banyak buah.

    Lebih sering berhubungan intim
    Hubungan intim merupakan hal penting yang dilakukan saat bulan madu setelah melewati penikahan yang sakral. Anda mungkin perlu diingatkan untuk hal satu ini.

    “Sepadat apapun rencana bulan madu Anda, sempatkan untuk melakukan hubungan intim,” ujar Meredith Bodgas, editor Working Mother, penulis NYTimes.com, Glamour, Redbook dan WomansDay.com.

    GLAMOUR | ESKANISA RAMADIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.