Buah Naga, Enam Manfaatnya dari Anti Penuaan sampai Kanker

Kamis, 16 Maret 2017 | 19:36 WIB
Buah Naga, Enam Manfaatnya dari Anti Penuaan sampai Kanker
Mahasiswa Ini Buat Pangan Lokal dari Buah Naga (Komunika Online)

TEMPO.CO, Jakarta - Sepotong saja superfood dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh kita. Buah naga salah satunya. Sekalipun tergolong buah eksotik, buah ini aman dikonsumsi perempuan hamil dan menyusui.

Berikut terdapat enam manfaat buah naga bagi kesehatan tubuh seperti dilansir Medical Daily.

1. Anti-penuaan
Kandungan antioksidan dalam buah naga mampu menjaga kekecangan kulit dan melawan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker.

Selain itu, buah yang tergolong buah-buahan tropis ini memiliki kandungan vitamin C yang kaya. (Baca :Ini Rahasia Sehat, Meski Flu dan Pilek Mewabah )

Praktisi gizi sekaligus pendiri Meehan Formulations, Kevin Meehan, mengatakan, salah satu kunci penting yang dibutuhkan sel-sel tubuh adalah fosfor dan phospolipid. Kedua zat ini dapat mencegah penuaan dini.

2. Mencegah kanker
Selain vitamin C, buah naga juga mengandung karotein yang mampu mengurangi pertumbuhan jumlah tumor di tubuh.

Tak hanya itu, kandungan likopen terutama dalam buah naga yang berwarna merah diketahui menurunkan risiko kanker prostat.

Hal ini seperti disebutkan sebuah studi dalam Asian Pacific Journal of Cancer Prevention pada 2011lalu. Studi itu memperlihatkan, asupan likopen kurang dari 2,4 mikrogram per hari bisa meningkatkan risiko kanker prostat.

Sementara asupan yang lebih tinggi baik dari buah-buahan, sayuran dan makanan yang kaya akan likopen ditambah aktivitas fisik secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker. (Baca :Yoghurt Jangan Dimakan Mentah Karena Ada Sianida, Makanan lain? )

Bukan hanya buah, kulit buah naga ternyata kaya akan polifenol yang bisa melindungi tubuh dari berbagai bentuk kanker

Selanjutnya : Peran buah naga untuk kesehatan jantung

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan