Buah Naga, Enam Manfaatnya dari Anti Penuaan sampai Kanker

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa Ini Buat Pangan Lokal dari Buah Naga(Komunika Online)

    Mahasiswa Ini Buat Pangan Lokal dari Buah Naga(Komunika Online)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepotong saja superfood dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh kita. Buah naga salah satunya. Sekalipun tergolong buah eksotik, buah ini aman dikonsumsi perempuan hamil dan menyusui.

    Berikut terdapat enam manfaat buah naga bagi kesehatan tubuh seperti dilansir Medical Daily.

    1. Anti-penuaan
    Kandungan antioksidan dalam buah naga mampu menjaga kekecangan kulit dan melawan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker.

    Selain itu, buah yang tergolong buah-buahan tropis ini memiliki kandungan vitamin C yang kaya. (Baca :Ini Rahasia Sehat, Meski Flu dan Pilek Mewabah )

    Praktisi gizi sekaligus pendiri Meehan Formulations, Kevin Meehan, mengatakan, salah satu kunci penting yang dibutuhkan sel-sel tubuh adalah fosfor dan phospolipid. Kedua zat ini dapat mencegah penuaan dini.

    2. Mencegah kanker
    Selain vitamin C, buah naga juga mengandung karotein yang mampu mengurangi pertumbuhan jumlah tumor di tubuh.

    Tak hanya itu, kandungan likopen terutama dalam buah naga yang berwarna merah diketahui menurunkan risiko kanker prostat.

    Hal ini seperti disebutkan sebuah studi dalam Asian Pacific Journal of Cancer Prevention pada 2011lalu. Studi itu memperlihatkan, asupan likopen kurang dari 2,4 mikrogram per hari bisa meningkatkan risiko kanker prostat.

    Sementara asupan yang lebih tinggi baik dari buah-buahan, sayuran dan makanan yang kaya akan likopen ditambah aktivitas fisik secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker. (Baca :Yoghurt Jangan Dimakan Mentah Karena Ada Sianida, Makanan lain? )

    Bukan hanya buah, kulit buah naga ternyata kaya akan polifenol yang bisa melindungi tubuh dari berbagai bentuk kanker

    Selanjutnya : Peran buah naga untuk kesehatan jantung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.