Sabtu, 19 Agustus 2017

Pokemon Go Masih Digilai Banyak Orang, Ini Buktinya

Selasa, 11 April 2017 | 10:42 WIB
Seorang pengguna ponsel memperlihatkan saat dirinya tengah memainkan Pokemon Go di tengah jalan raya di distrik Shibuyam, Jepang, 21 Juli 2016. Pokemon Go pertama kali dikeluarkan di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru pada tanggal 6 Juli. REUTERS

Seorang pengguna ponsel memperlihatkan saat dirinya tengah memainkan Pokemon Go di tengah jalan raya di distrik Shibuyam, Jepang, 21 Juli 2016. Pokemon Go pertama kali dikeluarkan di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru pada tanggal 6 Juli. REUTERS.

TEMPO.CO, Jakarta - Demam Pokemon Go di Indonesia mungkin mulai meredup. Tapi di seluruh dunia, permainan berbasis augmenter reality yang mengandalkan aktivitas fisik pemainnya ini ternyata masih belum sepi peminat. 

Dalam blognya, Niantic, perusahaan pengembang perangkat lunak asal San Francisco, California, Amerika Serikat mengatakan hingga kini Pokemon Go masih  dimainkan oleh 65 juta pemain di seluruh dunia setiap bulan.

"Mereka terus memberikan inspirasi bagi kami untuk terus mengembangkan permainan ini," tulis Niantic dalam blognya.

Kepopuleran game ini membuatnya dinobatkan sebagai game terbaik di beberapa negara, seperti Best Mobile and Handheld Game di British Academy of Film, Television and Arts Game Awards, Mobile Game of the Year dari IGN dan Best Game 2017 dari BBC Radio.

Saat mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diraih, Niantic juga mengumumkan rencana mereka untuk membuat multiplayer di Pokemon Go. Multiplayer co-op akan tesedia di game tersebut dalam waktu dekat.


Jadi, selain mengejar monster dan menetaskan telur,  pemain juga akan akan merasakan sejumlah pengalaman baru di Pokemon GO yang sedang berada di musim semi ini.

ANTARA


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?