Rabu, 12 Desember 2018

Kurangi Konsumsi Gula dengan Stroberi Khas Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stroberi Korea di K- Food Fair 2017 di Hotel Mulia Senayan, Selasa, 14 November 2017. TEMPO | Astari P Sarosa

    Stroberi Korea di K- Food Fair 2017 di Hotel Mulia Senayan, Selasa, 14 November 2017. TEMPO | Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Gran Melia Jakarta menyajikan stroberi khas Korea Selatan untuk acara ‘Sweet Strawberry Afternoon Tea’ dengan stroberi segar pilihan yang didatangkan dari Korea Selatan selama bulan Desember. Makanan berbahan dasar stroberi yang lezat ini akan disajikan di Café Gran Via dan juga Signature Afternoon Tea di El Bombon dan Lobby Lounge.

    Chef Pastry Gran Melia mengatakan biasanya dia menggunakan stroberi dari Amerika dalam membuat berbagai suguhan manisnya. "Namun dibanding stroberi Amerika, stroberi Korea lebih manis," katanya. Rasa manis yang tinggi itu membuatnya mengurangi kadar gula menjadi hanya 50 persen dalam pembuatan kue-kuenya.

    Director Korea Business Center Jakarta Kedutaan Besar Korea Selatan, Lee Donghun mengatakan stroberi yang didatangkannya ini berasal dari Jinju di Gyeongsangnam-do, Korea Selatan. Stroberi ini memiliki karakteristik lebih lembut, lebih manis, dan mengandung lebih sedikit asam organik daripada stroberi normal lainnya. Baca: Sebulan Modal Usaha Kembali? Begini Trik Raffi Ahmad Berbisnis

    Di Korea Selatan, biasanya penyajian stroberi tidak menambahkan gula. Stroberi Korea juga diproduksi di musim dingin lebih lezat karena memiliki tingkat keasaman yang rendah sehingga menghasilkan lebih banyak rasa manis alami. Panjang siklus pertumbuhan tanaman bergantung pada suhu dan biasanya berlangsung lima puluh sampai enam puluh hari di musim dingin.

    Terlebih lagi, selama musim dingin, buah tanaman bernafas lebih sedikit di malam hari, sehingga kehilangan sedikit nutrisi dan membuat stroberi lebih besar dan lebih manis. Sebaliknya, selama musim semi, masa pertumbuhannya lebih pendek namun buahnya memiliki sedikit waktu untuk mengurangi jumlah asam organik, yang menyebabkan rasa lebih asam. Baca: Kasus Sunan Kalijaga, Dampak Marah pada Anak di Media Sosial 

    Chief Representative Korea Agro-Trade Center (AT), Nam Taek Hong mengatakan stroberi hasil negaranya salah satu hasil tani Korea Selatan yang populer di mancanegara. "Stroberi Korea sangat diminati di Singapura dan Malaysia," ucapnya.

    Nam Taek Hong mengatakan stroberi mengandung vitamin-A, kalsium, dan magnesium. Stroberi Korea juga membantu meningkatkan memori jangka pendek, menurunkan penyakit kardiovaskular, mencegah kanker kerongkongan, antipenuaan, dan meningkatkan kesehatan mata. "Kami percaya kalau sudah mencoba stroberi ini, langsung suka,” katanya berpromosi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.