3 Mitos Daging Kambing yang Penting untuk Anda Tahu

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panitia dan remaja masjid memotong daging kurban sebelum dibagikan di kawasan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta, 1 September 2017. Remaja masjid di kawasan tersebut membagikan kurang lebih 1800 bungkus daging kurban dari 10 sapi dan 40 kambing kepada warga miskin dan orang terlantar di kawasan Jakarta. ANTARA/M Agung Rajasa

    Panitia dan remaja masjid memotong daging kurban sebelum dibagikan di kawasan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta, 1 September 2017. Remaja masjid di kawasan tersebut membagikan kurang lebih 1800 bungkus daging kurban dari 10 sapi dan 40 kambing kepada warga miskin dan orang terlantar di kawasan Jakarta. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan penyembelihan hewan kurban. Salah satu hewan kurban yang disembelih adalah kambing. Seperti yang kita tahu, daging kambing sering diolah menjadi beberapa makanan seperti gulai, sate, tongseng dan lain-lain. Namun, banyak orang memilih untuk tidak mengonsumsi daging kambing karena takut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh mereka.

    Baca: Ini Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Wanita

    Ada beberapa mitos tentang daging kambing yang ternyata tidak benar.

    1. Penderita Darah Tinggi Dilarang Makan Daging Kambing
    Penderita darah tinggi ternyata diperbolehkan makan daging kambing. Namun harus dalam batas yang wajar. Pada dasarnya, darah tinggi muncul disebabkan karena mengonsumsi daging terlalu banyak. Selain itu, hindarilah makan daging kambing yang diolah dengan santan.

    2. Obat untuk Darah Rendah
    Banyak orang selalu berpikir bahwa memakan daging kambing dapat menyembuhkan penyakit darah rendah. Padahal hal itu tidak benar adanya. Darah rendah sendiri bisa disembuhkan dengan menjaga pola makan dan istirahat teratur.

    Baca: Daging Kambing Kurban Ternyata Baik buat Kesehatan, Ayo Santap

    3. Tidak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Durian
    Mitos satu ini juga sering sekali dipercaya banyak orang. Padahal larangan ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung. Sedangkan, mereka yang tidak punya penyakit jantung tetap bisa memakan durian dan daging kambing secara bersamaan asalkan dalam batas wajar.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.